x

Italia Tolak Lempar Handuk

Kamis, 27 Juni 2013 15:16 WIB
Editor: Daniel Sasongko

Siapa pun pemenang di Fortaleza, Kamis (27/06/13) atau Jumat WIB, Italia atau Spanyol akan menghadapi tuan rumah Brasil, Minggu (30/06/13).

Meski pernah kalah telak 0-4 dari La Roja di final Euro Ukraina-Polandia 2012, La Nazionale tolak menyerah sebelum kembali bertanding.

“Selama saya menangani Italia, kami menghadapi Spanyol 3 kali. Kami menang dalam uji coba di Bari, saling mengimbangi di penyisihan grup Euro 2012, dan kalah di final di Kyiv,” kata Prandelli.

“Kami sangat menghormati mereka (Spanyol), tetapi kami punya senjata untuk menyulitkan kehidupan Spanyol. Kami perlu keberanian dan karakter,” tegas mantan pelatih Fiorentina lagi.

Absennya striker andalan, Mario Balotelli, dan bek sayap, Ignazio Abate, bukan masalah. Andrea Pirlo dan Daniele de Rossi kembali berlaga. Keduanya absen saat Italia kalah 2-4 dari Brasil.

“(Alberto) Gilardino akan bermain pada posisi Balotelli. Dia pemain yang dapat diandalkan dan tahu mencetak banyak gol. Sayang Mario absen, sementara dia sangat ingin bertanding,” ucap Prandelli.

Dia tahu bagaimana harus meramu Italia hingga dapat membuat setiap lawan pontang-panting. Berpikir positif, tips itu yang menurut Prandelli membuat Italia bermain dengan sepenuh jiwa.

“Saat melawan Brasil, meski tertinggal 1-3 dalam stadion yang penuh penonton berkostum kuning, kami masih dapat membuat Seleçao kebat-kebit,” tandasnya lagi.

Kiper dan kapten Italia, Gianluigi Buffon, juga berkata senada dengan sang allenatore.

“Final Euro 2012 bukan mencerminkankekuatan kami yang sebenarnya. Saat ini kami sangat termotivasi menunjukkan bahwa hasil sekarang dan di Kyiv bakal berbeda,” tutur Buffon.

Berita Terkini