x

Maradona: Ada Pembohong

Minggu, 30 Juni 2013 16:45 WIB
Editor: Rawan Kurniawan

Pada hari kedua kunjungan di Indonesia, Diego Maradona hadir pada konferensi pers di Hotel Sultan, Jakarta. Maradona mengungkapkan beberapa hal terkait kontroversi pembatalan aktivitasnya.

Kontroversi utama terkait acara coaching clinic. Sabtu (29/06/13), Maradona mengecewakan fans dan anak-anak yang ingin mengikuti pelatihan singkat di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Datang berbaju kemeja biru tua dan celana panjang, Maradona tidak muncul untuk coaching clinic. Juara Piala Dunia 1986 hanya berpidato sebentar dan kemudian menendang, membagi-bagikan bola.

Sekitar 15 menit, El Pibe de Oro (Si Bocah Emas) mengecele ratusan anak-anak peserta coaching clinic. Maradona pergi bersama pacaranya, Rocío Oliva, dan kembali ke mobil untuk pulang ke hotel.

Saat jumpa pers, El Diego mengungkapkan alasan. “Saya tahu ada sekolah sepakbola Boca Juniors di sini. Tapi saya tidak tahu akan melakukan coaching clinic bersama anak-anak,” ujar Maradona.

“Pasti seseorang telah berbohong kepada saya tentang acara ini. Saya tidak berjanji untuk coaching clinic, tidak juga dengan anak-anak sekolah sepakbola Boca Juniors,” lanjut legenda Boca Juniors.

Tumbuh dari keluarga miskin di pinggiran kumuh Buenos Aires, Argentina, Diego membesar sebagai pemain paling sukses. Dia bangga bisa menjadi inspirasi bagi jutaan anak-anak di seluruh dunia.

“Saya senang melatih anak-anak. Tak masalah bagi saya. Tapi seseorang sudah berbohong mengenai hal itu. Jangan pernah membohongi anak-anak,” sindir mantan pelatih tim nasional Argentina. 

Berita Terkini