Tiga Bulan Tidak Gajian
Langkah pemain Persebaya mengeluarkan ancaman berhubungan dengan urusan perut. Sudah tiga bulan manajemen tidak memenuhi hak pemain.
Sejak Juni 2013, para pemain tidak menerima gaji. Hal yang sama berlanjut pada bulan Juli. Pemain tidak bisa menahan diri saat manajemen tidak kunjung membayar gaji Agustus dan tunjangan hari raya Lebaran.
"Kami kecewa dengan manajemen. Mereka keterlaluan. Lebaran kami tak mendapat gaji, bagaimana kami bisa percaya. Buktinya mereka tidak memikirkan pemain,” kata seorang pemain yang meminta identitasnya dijaga.
Lewat komunikasi di jejaring sosial, beberapa pemain Persebaya memasang status ‘No Salary, No Training’ sebagai bentuk kekecewaan terhadap manajemen.
“Apalagi kondisi mes tidak normal, listrik di sana masih mati sampai saat ini. Pokoknya banyak masalah yang membuat saya dan teman-teman kehilangan semangat untuk latihan,” ungkap sumber yang sama.
Listrik di mes pemain Persebaya yang beralamat di Jalan Karanggayam memang sudah tak berfungsi sejak pertengahan Juli 2013 setelah pengurus tak mampu membayar listrik.
Tidak semua pemain ingin menggelar aksi mogok berlatih. Kapten Mat Halil menyayangkan rencana pemain lain yang ingin mogok berlatih.
"Saya sebenarnya belum mendapat informasi pasti terkait rencana pemain lain. Bagi saya, kalau mereka cinta Persebaya dan Surabaya, sebaiknya semua pemain datang di latihan perdana,” kata Mat Halil.