Jacksen Punya Bekal
Di penyisihan grup Piala Asia 2015, Indonesia akan melakoni duel selanjutnya saat menjamu China di Jakarta, pertengahan Oktober 2013. Duel terakhir kontra Irak dan Arab Saudi menjadi kekalahan bagi Indonesia.
Untuk memperpanjang napas di penyisihan Piala Asia 2015 hanya kemenangan yang pantas bagi Indonesia saat melawan China. Target mati itu membuat Jacksen sampai belajar ke China.
Jacksen Tiago terbang ke China untuk memantau langsung permainan dan mencari beberapa rekaman pertandingan lawan. Sebelum melawan China, Indonesia akan beruji coba dengan Hongkong.
Berdasarkan pemantauan langsung dan rekaman pertandingan, Jacksen berani memastikan permainan China berubah seiring pergantian pelatih.
"Perbedaan paling mencolok adalah hasil tiga pertandingan mereka. Mereka menang 5-1 lawan Thailand, draw 3-3 melawan Jepang. Mengalahkan Australia 1-0," kata Jacksen, Selasa (27/08/13).
"Soal permainan mereka, hasil itu sudah menjadi patokan untuk saya. Bagaimana saya akan menyiapkan strategi, tapi ini baru sebagian kecil gambaran dari China.”
Jacksen menegaskan gambaran rekaman pertandingan dan pemantauan langsung di China tidak cukup jadi bekal untuk memenangi duel di Jakarta, Oktober 2013.
“Kami akan terus memantau mereka karena bisa saja terjadi banyak perubahan. Ini hanya dinamika sepakbola yang membuat saya terus-menerus mengamati perkembangan lawan," tegas pria asal Brasil.