x

AFC Vonis PSSI

Minggu, 29 September 2013 17:37 WIB
Editor: Artha Tidar

Laga lanjutan Pra Piala Asia (PPA) 2015 antara Indonesia versus Cina yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, 15 Oktober 2013 mendatang, dipastikan tanpa penonton.

Hal itu disebabkan sanksi yang dijatuhkan AFC kepada PSSI terkait ulah penonton saat menjamu Arab Saudi, 23 Maret 2013 lalu.

AFC telah berkali-kali menjatuhkan sanksi kepada PSSI. Hukuman larangan bertanding tanpa penonton merupakan akumulasi dari beberapa kejadian sebelumnya yang sudah dinilai sebagai suatu pelanggaran.

AFC menilai, para suporter timnas Indonesia telah berlaku tak sopan sejak laga timnas U-22 pada ajang Pra Piala Asia U-22 pada 2012 lalu.

Puncaknya, adalah ketika Tim Garuda menjamu Arab Saudi di laga PPA 2015, 23 Maret 2013 lalu. Saat itu, para penonton nekad menyalakan kembang api di dalam stadion.

Ditambah, mereka melempari suporter Arab Saudi dengan beberapa benda-benda keras. Dan akibatnya, Indonesia dihukum dengan sanksi denda sebesar US$15 ribu.

"Ini akumulasi dari hukuman sebelumnya. Penonton menyalakan petasan, sejak timnas U-22 bertanding di laga Pra Piala Asia (PPA) U-22 di Riau, " jelas Sekjen PSSI, Joko Driyono, pada Minggu (29/09/13).

"Memang merugikan karena tak ada dukungan langsung untuk timnas. Tapi ini adalah keputusan yang harus dijalani. Pesannya, suporter agar bisa lebih dewasa lagi dalam mematuhi aturan," sambung dia.

Menurut Joko sudah ada sanksi yang dijatuhkan AFC saat PPA U-22, namun masih bisa dimaafkan. Sayang, ternyata perilaku suporter yang tak baik ini berlanjut hingga laga melawan Arab Saudi,

Hukuman menggelar pertandingan tanpa penonton, juga dikenakan terhadap Indonesia, saat Boaz Solossa dkk menggelar laga kandang melawan Irak, 19 November 2013.

Berita Terkini