Ronaldinho Rindu Paris
Ronaldo de Assis Moreira atau Ronaldinho pertama kali merasakan sepakbola Eropa bersama PSG. Ronaldinho ke PSG usai meninggalkan Gremio pada 2001 dengan transfer 5 juta Euro (sekitar Rp78,19 miliar).
Dua tahun memperkuat Paris Saint-Germain, Ronaldinho hanya meraih satu prestasi lewat trofi Piala Intertoto UEFA 2001. Setelah itu, Ronaldinho meninggalkan Prancis menuju Spanyol, ke Barcelona.
Bersama Barcelona, pria yang juga terkenal dengan nama Ronaldinho Gaucho ini meraih berbagai prestasi sempurna untuk seorang pemain dalam level klub.
Ronaldinho tercatat menjadi aktor utama keberhasilan Barcelona menjuarai Liga Spanyol 2005 dan 2006, Supercopa Spanyol 2005 dan 2006, Liga Champions 2006 hingga juara kedua Piala Dunia Klub 2006.
Kilau prestasi di Kota Barcelona tak bisa memupus kenangan manis Ronaldinho selama tiga tahun menjadi warga Kota Paris. Ronaldinho merindukan Paris Saint-Germain.
"Saat ini saya tidak memikirkan soal masa depan saya. Tapi setiap pemain ingin menuntaskan karier di klub besar, seperti PSG,” kata Ronaldinho.
PSG dulu saat Ronaldinho masih bermain sangat jauh berbeda dengan PSG sekarang. Kini klub berjuluk les Parisiens ini menjadi salah satu klub kaya raya di dunia setelah menjadi milik juragan kaya asal Qatar.
“Paris Saint-Germain sangat kuat untuk saat ini. Tim yang besar,” ujar Ronaldinho yang meraih trofi Piala Dunia 2002 saat masih memperkuat PSG.
Setelah PSG, banyak klub yang merasakan atraksi Ronaldinho memainkan bola. Selain Barcelona, Ronaldinho tercatat membela AC Milan dan Flamengo, salah satu raksasa sepakbola di Brasil.
Namun Atletico Mineiro yang merasakan tuah Ronaldinho. Saat memasuki usia 33 tahun, Ronaldinho mempersembahkan trofi Campeonato Mineiro dan Copa Libertadores dalam tahun 2013.