Mexico Lumat New Zealand
Menerima juara Oceania, New Zealand, Mexico mengutus tim yang relatif baru. Pelatih baru, Miguel Herrera, memanggil 10 pemain dari klub asalnya, Club America, dengan 7 orang sebagai starter.
Mengerahkan para pemain dari kompetisi lokal dan tidak memanggil pulang perantau dari Eropa, Mexico tampil kompak kala meladeni New Zealand. Tim Hijau-Putih-Merah bermain leluasa.
Namun Mexico menunggu hingga pertandingan melewati setengah jam pertama. Menit 32, Paul Aguilar memanfaatkan ketidakkompakan kiper dan bek New Zealand saat mengantisipasi serangan.
Tanpa kesulitan, Aguilar memasukkan bola tendangan Luís Montes yang lepas dari koordinasi kiper Glen Moss dan bek Andrew Durante. Gol pertama mengawali kegembiraan tuan rumah Mexico.
Sekitar lima menit sebelum istirahat, Luís Montes mengawali lagi proses gol kedua Mexico. Dari sepak pojok Montes, bola berpindah di udara melalui dua kepala rekannya di mulut gawang lawan.
Carlos Peña menyundul bola dari Montes. Striker Raúl Jimenez menyelesaikan dengan tandukan yang menguak keunggulan tim El Tri, 2-0, hingga babak pertama selesai di Stadion Azteca.
Sekembali dari ruang istirahat, Mexico cepat memperbesar skor. Kapten kawakan, Rafael Márquez, mengirim bola panjang kepada Miguel Layun yang bereaksi tepat dengan membawa si kulit bulat.
Layun lantas meneruskan bola dengan menyilangkan kepada striker Oribe Peralta. Menyamai Jiménez, pasangannya di lini depan, peralta mengambil giliran membuat gol pada menit 48.
Selang waktu cukup lama, kombinasi Márquez, Layun dan Peralta menghasilkan gol lagi. Dengan skema hampir sama, Peralta menyelesaikan aliran bola dari Márquez dan Layun dengan kepala.
Empat menit kemudian, giliran kepala Márquez menandukkan gol. Menyambar bola dari sepak pojok, mantan bek Barcelona membawa tim pimpinannya unggul 5-0.
Tapi Márquez dan kawan-kawan lengah. Melihat tiket ke Brasil 2014 sudah di depan mata, Mexico bermain santai hingga kebobolan oleh satu gol Christian James untuk New Zealand. Skor akhir 5-1.
Kalah telak, terlalu sulit bagi Tim Kiwi untuk menggagalkan langkah pasukan Sombrero Mexico. Hanya dengan hasil seri di New Zealand, pekan depan, Mexico pasti lolos ke Piala Dunia 2014.