Patenkan Pemain Lokal
Persegres Gresik United (GU) tampaknya ingin membuktikan tak terlalu terpengaruh dengan isu krisis finansial yang mendera tim berjuluk Laskar Joko Samudro itu.
Sebagai bukti, GU sukses mendatangkan Agus Yuwono sebagai pelatih. Setelah itu, manajemen Gresik berencana mematenkan sejumlah penggawa lokal musim lalu. Mereka belum menyebut nama.
"Pemain lokal musim lalu yang akan dipertahankan mungkin sekitar lima sampai enam pemain saja," tegas CEO PT Persegres Jaka Samudra, Asroin Widiana, Senin (18/11/13) sore.
Menurut Asroin, banyak pertimbangan di balik keputusan untuk mempertahankan pemain-pemain tersebut. "Ya, kalau ada kecocokan dalam tahap negosisasi dengan manajemen, maka akan dipertahankan," tegas dia.
Asroin yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Gresik itu menegaskan besar kontribusi terhadap tim, performa di lapangan, dan perilaku di luar lapangan akan menentukan besaran kontrak pemain.
Asroin juga menyatakan, manajemen GU sudah memiliki dana dan estimasi alokasi finansial untuk musim depan. "Pokoknya dana sudah tersedia,” tandas dia lagi.
“Terkait berapa kebutuhan untuk musim depan, masih dalam tahap kalkulasi manajemen," lanjut Asroin. Pihak GU juga berusaha mengetatkan anggaran dengan menggelar seleksi pemain lokal.
Seleksi pemain lokal perdana telah berlangsung Senin sore di Stadion Petrokimia di mana hadir kiper Sukasto Effendi (Persema Malang), gelandang Fajar Handika, Dedy Indra (Persela Lamongan), dan penyerang Ferry Ariawan (Persebaya IPL).
Selain itu juga hadir Herman Rohmansyah (Arema IPL) dan Ahmad Faris Ardiansyah (Sriwijaya FC U-21). Namun, mereka yang hadir belum mendapat kepastian tercantum sebagai dalam daftar squad GU.