Thriller Tanpa Gol
AC Milan lolos dari lubang jarum dan berhak atas tiket 16 besar Liga Champions. Rabu waktu Italia atau Kamis (12/12/13) dini hari WIB, I Rossoneri menahan imbang tanpa gol Ajax.
Tuan rumah Milan langsung mengambil inisiatif menyerang, sejak wasit dari Inggris, Howard Webb, memulai laga matchday VI di Stadion Giuseppe Meazza.
Dalam empat menit pertama, Milan memperoleh dua tembakan bebas. Namun, kedua peluang terbuang percuma setelah Riccardo Montolivo dan Mario Balotelli gagal memaximalkan.
Pada menit kelima, Ajax balas menyerang lewat Viktor Fischer. Pemain Denmark berusia 19 tahun itu berdiri bebas di kotak penalti Milan, namun tembakannya terblok Cristián Zapata.
Ex bomber Milan dan Barcelona, Bojan Krki?, juga memperoleh kesempatan membobol gawang Cristian Abbiati. Namun, tembakan dari luar kotak penalti pada menit ke-11, melambung menjauhi gawang.
Tak berapa lama, tembakan Stephan El Shaarawy di pertahanan De Amsterdammers, juga gagal berbuah gol setelah Niklas Moisander mengeblok bola.
Pada menit ke-19, Davy Klaassen nyaris membuat Ajax unggul. Namun, bola hasil sundulan terbang Klaassen mental keluar lapangan, setelah Abbiati mengantisipasi dengan gerakan refleksnya.
Tiga menit kemudian, petaka menghampiri Milan. Webb mencabut kartu merah langsung bagi Montolivo, yang terbukati menginjak engkel Christian Poulsen.
Dua menit kemudian, Pelatih Milan, Massimiliano Allegri, menarik keluar El Shaarawy dan memasukkan Andrea Poli. Allegri ingin memperkuat lini tengah Milan, setelah Montolivo keluar.
Taktik Allegri itu terbukti manjur dan membuat pertandingan berakhir kacamata hingga turun minum. Pelatih Ajax, Frank de Boer, tak mau kehilangan momentum. Dia memasukkan Danny Hoesen pada babak kedua.
De Boer menarik keluar gelandang bertahan Poulsen dan ingin Hoesen meningkatkan intensitas serangan Ajax.
Pada menit ke-51, Ajax mendapatkan peluang menyusul kolaborasi satu-dua Bojan Krki? and Viktor Fischer. Peluang terbuang percuma setelah tembakan setengah voli Fischer melambung dari gawang Abbiati.
Fischer kembali mendapatkan kesempatan pada menit ke-57. Kali ini, tembakan pemain berusia 19 tahun itu mentah terblok Daniele Bonera.
Pada menit ke-67, Klaassen kembali membahayakan pertahanan Milan, dengan pergerakan dari sayap kanan. Tembakannya mengarah ke sasaran, namun Abbiati masih mampu mementahkan.
Dua peluang dari Krki? dan Lasse Schöne tak berapa lama kemudan juga tak membuahkan hasil, setelah menjauhi jala Abbiati.
Pada menit ke-77, Schöne mendapatkan kesempatan berikutnya di kotak penalti Milan. Hasil masih nihil setelah bola tembakan setengah volinya melambung. Hingga menit ke-79, Ajax membuat 17 peluang di depan gawang Milan.
Tiga peluang Ajax dalam rentang 10 menit terakhir, juga gagal tereksekusi dengan baik oleh Denswill dan Daley Blind.
Saat injury time memasuki menit keenam, Klaassen memiliki peluang bagus. Striker Belanda berusia 20 tahun itu mengirimkan bicycle kick namun bola tipis menyamping di kanan gawang Abbiati.
Hingga Webb mengakhir pertandingan, skor pungkas tanpa gol. Milan lolos ke 16 besar, dengan jatah tiket runner-up Grup H berbekal sembilan angka, unggul satu angka atas Ajax di bawahnya.
Drama di Giuseppe Meazza berakhir, setelah Ajax gagal memanfaatkan keunggulan 63 persen penguasaan bola dan 11 tembakan ke gawang dengan satu di antaranya hanya mengenai gawang Milan.