Ferril: Klub Harus Berperan
Sinergi harmonis antara manajemen klub dan Timnas Indonesia akan menghasilkan performa pesepakbola maximal. Demikian pendapat Ferril Raymond Hattu kepada INDOSPORT, Selasa (17/12/13).
Ferril adalah kapten Indonesia saat meraih medali emas sepakbola putra SEA Games Filipina 1991. Medali emas bergengsi itu sampai sekarang belum pernah lagi tersandang di dada penggawa tim Merah Putih.
"Melihat realita yang ada saat ini, masih banyak klub yang masih melakukan penunggakan gaji pemain," cetus Ferril.
"Hal tersebut akan mempengaruhi mental pemain dan berdampak pada kondisi fisik serta stamina pemain," sambung pria berusia 51 tahun itu.
Menurut Ferril, kondisi pemain timnas Indonesia yang turun dalam ajang SEA Games Myanmar 2013 jauh dari kata optimal dalam hal stamina (fisik) dan mental.
"Timnas yang turun pada SEA Games 1989 staminanya sangat kuat, karena sejak 1984 pihak klub yang menaungi mereka, telah melatih untuk memaximalkan kondisi mental dan fisik mereka," ungkap Ferril.
"Berbeda dengan kondisi Timnas saat ini. Bagaimana mau juara dan tampil dengan stamina tinggi, jika gaji di klub belum dibayar. Itu akan jadi beban mereka saat bermain," pungkas Ferril.