Garuda Muda ke Final
Kurnia Meiga menjadi pahlawan dalam pertandingan partai semifinal Indonesia kontra Malaysia yang berlangsung di Wunna Theikdi Football Stadium (Zabu Thiri Stadium).
Meiga, kiper andalan Timnas U-23, berhasil menepis eksekusi tendangan penalti dua pemain Malaysia, Thamil Arasu Ambumamee dan Shahrul bin Mohd Saad.
Pada lima belas menit pertandingan babak pertama, kedua tim bermain cukup berimbang. Jual beli serangan terjadi antara Garuda Muda dengan Harimau Malaya.
Pada menit 2, Malaysia langsung menggebrak melalui Nasir Basharuddin. Beruntung kiper Kurnia Meiga berhasil menghalau bola.
Indonesia hampir membuka keunggulan melalui tembakan kaki kanan Fandi Eko Utomo yang memanfaatkan umpan Ramdani. Namun bola masih melambung ke atas mistar gawang Malaysia.
Pada menit 14, Malaysia kembali mengancam pertahanan anak asuh Rahmad Darmawan. Namun lagi-lagi Kurnia Meiga masih dapat menghalau tendangan keras dari Azwan.
Akhirnya Indonesia membuka keunggulan pada menit 30. Bayu Gatra berhasil menceploskan bola melalui kaki kanannya setelah bekerja sama dengan Fandi Eko. Skor menjadi 1-0 untuk Indonesia.
Usai gol dari Indonesia, Malaysia menerapkan permainan keras. Nasir melanggar Ramdani pada menit 8. Namun Indonesia belum mampu memaksimalkan peluang tendangan bebas.
Sebelum peluit jeda, tepatnya pada menit 47, tembakan keras pemain Malaysia, Fadhli nyaris membuahkan gol. Namun bola masih menyisir ke sisi kiri gawang Indonesia.
Skor 1-0 masih bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Malaysia langsung menggebrak dengan mengurung pertahanan Indonesia melalui serangan demi serangan.
Pada menit 58, kedua tim melakukan strategi dengan pergantian pemain. Rahmad Darmawan memasukkan Nelson Alom menggantikan Egi Malgiansyah.
Pelatih Malaysia memasukkan Mohd Rozaimi bin Abdul Rahman menggantikan Nazirul Naim bin Che Hashim.
Pada menit 64, Malaysia kembali memborbadir baris pertahanan Indonesia. Namun bek Indonesia berhasil mementahkan serangan negeri jiran.
Untuk menambah daya gedor, Rahmad Darmawan memasukkan Andik Vermansah menggantikan Rizky Pellu pada menit 77.
Pelatih Malaysia Ong Kim memasukkan Izzaq Faris menggantikan D. Saarvindran pada menit 84.
Pada menit-menit akhir laga, Malaysia berhasil memanfaatkan lengahnya pertahanan Indonesia.
Thamil Arasu Ambumamee, yang berdiri bebas tidak terkawal, berhasil mengoyak gawang Indonesia melalui kaki kirinya pada menit 85. Skor berubah menjadi imbang 1-1.
Usai gol dari Malaysia, Indonesia menekan padai masa injury time. Diego Michiels nyaris membuahkan gol lewat tembakan kaki kirinya. Namun tembakannya masih melambung.
Skor 1-1 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang. Wasit melanjutkan pertandingan ke babak tambahan, 2X15 menit.
Memulai masa perpanjangan waktu pertama, Malaysia kembali menerapkan permainan menyerang dan keras.
RD memasukkan Yohanes Ferinando Pahabol menggantikan Andik pada menit 11. Meski terjadi jual beli serangan antara kedua tim, skor akhir tetap imbang 1-1.
Babak perpanjangan kedua, pemain Indonesia mendominasi laga dengan perbandingan 70:30 persen. Kolaborasi Pohabol-Yandi-Fandi Eko beberapa kali nyaris mengancam gawang Malaysia.
Meski Indonesia menguasai pertandingan, tidak ada gol yang tercipta. Skor 1-1 tetap bertahan hingga peluit akhir babak tambahan. Kedua tim terpaksa melakukan adu penalti.
Pada drama adu penalti, dua pemain Malaysia, Thamil Arasu Ambumamee dan Shahrul bin Mohd Saad gagal menjalankan tugas sebagai exekutor. Pemain Indonesia yang gagal, Manahati.
Empat pemain Indonesia lainnya, Alfin Ismail Tuasalamony, Diego Michiels, Yandi Sofyan Munawar, dan Yohanes Ferinando Pahabol sukses menjalankan peran menjebol gawang Malaysia.
Dengan kemenangan yang seronok tersebut, Indonesia berhak melangkah ke babak final dan menunggu lawan pemenang antara Thailand atau Singapura.
Susunan Pemain:
Indonesia (4-4-2): Kurnia Meiga, Diego Michiels, Manahati Lestusen, Ramdani Lestaluhu, Mokhamad Syaifuddin, Egi Melgiansyah, Rizky Pellu, Alfin Ismail Tuasalamony, Fandi Eko Utomo, Bayu Gatra Sanggiawan, Yandi Sofyan Munawar
Pemain Cadangan: Andritany Ardhiyasa, Andri Ibo, Ronny E. Beroparay, Yohanes Ferinando Pahabol, Andik Vermansah, Dedi Kusnandar, Dedi Santoso.
Pelatih: Rahmad Darmawan
Malaysia (4-4-2): Mohd Izham Tarmizi bin Roslan, Mohd Zubir bin Mohd Azmi, Shahrul bin Mohd Saad, Fadhli Shas, Nazirul Naim bin Che Hashim, Mohd Azrif Nasrulhaq bin Badrul, Mohamad Irfan bin Fazail, Nasir Basharuddin, D. Saarvindran, Thamil Arasu Ambumamee, Ahmad Hazwan bin Bakri.
Pemain Cadangan: Mohd Farhan bin Abu Bakar, K Reuben, Ashri bin Chuchu, Muhamad Nazmi Faiz bin Mansor, S. Sivanesan, Mohd Rozaimi bin Abdul Rahman, Izzaq Faris, Kenny Pallraj
Pelatih: Ong Kim Swee