Pesta Akhir Tahun
Kemenangan besar AS Roma atas Catania terasa lebih special berkat mulai bermainnya sang kapten, Francesco Totti yang baru sembuh dari cedera.
Di awal babak pertama, kedua tim bermain dalam tempo lambat. Tim tamu, Catania mengawali mengambil inisiatif serangan dan tampil agresif ke jantung pertahanan tuan rumah.
Beberapa kali serangan Catania ke gawang Morgan De Sanctis gagal berbuah gol. Penetrasi serangan melalui Castro, Leto, dan Lucas Barientos, masih bisa terbaca oleh De Sanctis.
Tak berapa lama kemudian, tim Ibukota Italia itu mampu bangkit dan unggul atas Catania. Mehdi Benatia sukses mencetak gol yang berawal dari sepakan pojok Totti, gol bersarang ke gawang Frison.
Meski tertinggal satu gol, Catania terus bermain lepas. Terbukti intensitas serangannya tak mengendur, namun saying skor 1-0 bertahan hingga babak pertama usai.
Anak asuh Rudi Garcia di babak kedua terus mendominasi ritme permainan. Pada menit ke-55, I Lupi menambah gol lewat aksi Mattia Destro. Pemain 22 tahun itu menjaringkan bola akibat blunder Frison.
Papan skor tak lama berselang berubah menjadi 3-0. Benatia mencetak gol keduanya melalui sundulan ke kanan bawah gawang Catania meneruskan tendangan bebas ljajic.
Unggul tiga gol tak membuat tuan rumah mengendorkan ritme serangan. Gli Elefanti, julukan Catania, justru harus merelakan gawangnya kebobolan untuk yang keempat kalinya lewat gol Gervinho.
Keunggulan 4-0 AS Roma atas Catania bertahan hingga pertandingan usai. Dengan kemenangan ini, Roma mengamankan posisinya sebagai runner-up Liga Italia Serie A dengan 41 poin.
Susunan Pemain
AS Roma: De Sanctis;Maicon, Benatia, Castan, Dodò; Bradley, Pjanic; Ljajic, Totti, Gervinho;Destro
Catania: Frison; Peruzzi, Legrottaglie, Spolli, Alvarez; Izco, Guarante, Plasil; Castro, Leto, Barientos.