x

Momentum Pemain Muda?

Sabtu, 4 Januari 2014 01:15 WIB
Editor: Jhon Purba

Bambang Nurdiansyah yang pernah melatih PSIS Semarang menjelaskan Liga Indonesia 2014 yang menjadi ajang unjuk aksi pemain terbaik seharusnya mengakomodir pemain muda Indonesia.

“Jika anak-anak tersebut tidak dibina dengan baik, kita akan melihat liga, ya, itu-itu aja jika pemain muda yang bermain di situ kurang dibina dengan baik,” kata Bambang Nurdiansyah kepada INDOSPORT.

Selain pembinaan, Bambang kembali mengatakan pemain asing yang berlaga Liga Indonesia 2014 tidak boleh mendapat jatah lebih dari tiga pemain dalam satu pertandingan.

“Pemain asing yang bermain jangan dijadikan ajang bisnis. Saya pikir pemain asing yang bermain itu cukup tiga. Depan striker satu asing dan satu lokal. Di Belanda kayak itu juga,” ujar Bambang.

Bambang menilai seharusnya pelatih klub lebih sering memainkan pemain nasional. Tidak sebaliknya pelatih membangkucadangkan pemain lokal demi mengejar kemenangan atau target juara.

“Ada pemain kita yang bagus justru dibangkucadangkan,” keluh pria kelahiran Banjarmasin, 28 Desember 1958.

Dengan adanya pemain asing itu, menurut Bambang, pemain Indonesia bisa belajar kualitas dan teknik bermain bola yang mumpuni.

“Tujuannya pemain asing kalau bagus itu adalah sebagai hiburan, penonton senang untuk datang. Pemain asing juga bisa jadi pembelajaran buat pemain kita,” pungkas Bambang Nurdiansyah.

Berita Terkini