Ketergantungan Persib
Persib Bandung saat ini bertengger di papan ketiga klasemen Grup B 8 besar IIC 2014. Bersama Persiram Raja Ampat, Persib menuai dua poin dari dua laga.
Maung Bandung pun wajib menang besar atas Persik Kediri dalam laga terakhir di Stadion Manahan, Solo, Rabu (22/01/14). Namun, hasil itu masih bergantung pada Mitra Kukar.
Kalau Naga Mekes mampu menahan imbang Persiram dalam laga Rabu sore, Persib bisa melaju ke final IIC dengan kemenangan bermargin minimal lima gol atas Persik.
Pelatih Persib, Djadjang ‘Djanur” Nurdjaman, tak mau sesumbar dengan memasang target kemenangan telak. Djanur tetap menghormati Persik sebagai lawan tangguh.
"Tidak enak sama Persiknya kalau kita bilang begitu. Yang penting kami tampil bagus, maximal, terus mendominasi pertandingan seperti sebelumnya, dan yang penting meraih kemenangan," ujar Djanur di laman Liga Indonesia.
Di lain pihak, Pelatih Persik, Aris Budi Sulistyo, lebih senang kalau timnya berstatus sebagai underdog. Apalagi, tim Macan Putih juga baru kembali ke kasta Indonesia Super League, musim ini.
"Persib tim besar, kami kalah kualitas. Tapi kami tak boleh menyerah dan akan tetap memberi perlawanan. Rotasi jadi opsi kami," timpal Aris.
Dari segi komposisi pemain, Persib harus kehilangan Kapten Firman Utina dan bek Abdul Rahman. Maung Bandung sudah bisa kembali bergantung kepada Ferdinand Sinaga, Ahmad Jufriyanto dan Vladimir Vujovic.
Di kubu lawan, Macan Putih kehilangan gelandang impor, Claudio Luis Jandre. Aris kemungkinan akan tetap melakukan rotasi pemain, namun masih mengandalkan Rendi Irwan.
Rendi adalah kartu as Persik, karena pernah turun melawan Maung Bandung saat membela Persebaya di Piala Gubernur Jawa Timur 2013. Rendi akan beradu kreasi serangan bersama Konate Makan.