x

Indra: Tingkatkan SDM

Minggu, 26 Januari 2014 19:03 WIB
Editor: Jhon Purba

Pernyataan tersebut meluncur dari Indra Sjafri menanggapi event Piala Coca Cola yang melibatkan ribuan sekolah menengah atas (SMA) di Indonesia.

“Coca Cola menggelar turnamen Piala Coca Cola adalah untuk membantu persepakbolaan Tanah Air," kata Indra Sjafri di gelanggang Soemantri Brodjonegoro, Kuningan Jakarta, Minggu (26/01/14) sore.

“Apa yang dilakukan oleh Coca Cola adalah bagian dari sistem sepakbola maju. Saya merekomendasikan kompetisi harus dilakukan, tapi SDM juga harus ditingkatkan," kata dia lagi.

Indra sengaja datang untuk melihat langsung bakat pesepakbola muda pada final Piala Coca Cola regional Jakarta dan berharap dapat menemukan talenta berkualitas agar masuk dalam timnas.

"Pemain timnas, seperti Elgi Malgiansyah, adalah jebolan Piala Coca Cola tahun lalu," ungkap pelatih Garuda Jaya ini.

Selain itu, lanjut Indra, dia juga bisa memberikan ilmu kepelatihan profesional untuk para pelatih sekolah di seluruh Indonesia dalam ajang Piala Coca Cola.

Indra menginginkan Indonesia dapat mencontoh Jepang, negara yang maju sepakbola di Asia. Kata Indra, Jepang sudah mempunyai banyak pelatih profesional berlisensi AFC di tingkat SMP dan SMU.

"Pelatih di Jepang punya sertifikat AFC semua. Untuk guru-guru diharapkan dapat melatih dan memanage anak didiknya sebaik mungkin," jelas Indra.

"Ketidaktahuan dari pelatih adalah sepakbola harus mempunyai stadion yang besar dengan pemain harus 11:11. Padahal melatih cukup dengan pemain 4:4 atau 7:7. Itu yang saya terapkan di timnas.”

Indra menambahkan turnamen Coca Cola juga harus merata ke seluruh Indonesia. Tidak hanya di kota besar, event Piala Coca Cola juga bisa berlangsung di wilayah pedesaan atau pegunungan.

"Yang perlu disiapkan oleh federasi adalah pesepakbola anak-anak yang berumur di bawah 18 tahun untuk Piala Dunia 2018 nanti," pungkas Indra.

Berita Terkini