Wasit Ungkap Borok Fergie
Wasit Liga Inggris musim kompetisi 1992-2007, Dermot Gallagher menceritakan aksi curang mantan pelatih Manchester United yang meminta dirinya untuk menunda laga yang tengah berlangsung.
Gallagher bercerita, pada 1997, saat “Iblis Merah” tengah melawan Middlesbrough di Old Trafford, Fergie pernah meminta untuk menghentikan pertandingan.
Pada saat itu, Manchester United wajib memenangkan pertandingan karena sedang bersaing dengan rivalnya, Arsenal.
"Manchester United harus memainkan tiga pertandingan dalam sepekan, dan saya bertugas memimpin pertandingan pada hari itu yang merupakan hari libur," kata Gallagher, lansir Sportlobster TV.
"(Pertandingan) itu diwarnai hujan dan Fergie menarik saya ke samping lapangan dan berkata 'bantu saya, tunda pertandingan ini,” jelas Gallagher meniru ucapan Fergie, sapaan karib Sir Alex Ferguson.
Gallager lantas bertanya kepada Fergie, mengapa harus menunda pertandingan. Fergie beralasan bahwa timnya butuh jaga kebugaran pada beberapa laga jelang akhir kompetisi.
“Saat turun minum di pertandingan tersebut, United tertinggal dan kondisi lapangan banjir. Lalu ia (Fergie) berkata, kami tertinggal 1-3, mohon tundalah pertandingan,” ucap Gallager.
Gallager tetap melanjutkan pertandingan dan United pun mampu menyamakan kedudukan menjadi 3-3 pada menit akhir setelah Dennis Irwin jatuh di kotak penalti lawan.
"Saat pertandingan berakhir Fergie berlari melintasi lapangan dan berteriak kepada saya dengan marah,” ungkap Gallager.
Kecurangan Fergie lainnya adalah kemampuannya mendesak para ofisial untuk memberi tambahan waktu lebih banyak ketika timnya tertinggal.
Fergie sering menunjuk-nujuk jam tangannya, memberi sinyal bahwa semestinya masih ada waktu tambahan, karena United masih membutuhkan gol.
Pria Skotlandia yang pensiun pada akhir musim lalu, pada otobiografinya beralasan bahwa aksi tunjuk jam tangan untuk memancing emosi tim lawan.
Namun, Gallagher mengungkapkan bahwa itu lebih merupakan taktik terselubung Ferguson daripada sekedar pemancing emosi.
Selama masa kepemimpinan Fergie di United, setiap kali timnya berada dalam kondisi tertinggal di Old Trafford, mereka rata-rata mendapatkan waktu 79 detik tambahan masa injury time.