Fans Arsenal Buron
BBC melaporkan, polisi di Kenya sedang memburu tersangka pembunuhan pendukung Liverpool yang tertikam sampai mati setelah pertandingan Arsenal kontra Liverpool, akhir pekan lalu.
Saksi mata menyatakan, sebelum tewas, korban dan pelaku saling ejek saat timnya, Liverpool, menang 5-1 atas Arsenal. Mereka menonton pertandingan bersama-sama di sebuah bar di Meru, Kenya.
Saksi mengaku melihat salah seorang Gooners, fans Arsenal mengeluarkan pisau saat pertandingan usai hingga terjadi keributan dan lalu ada jatuh korban.
Saksi mata lain menyatakan, seorang suporter The Reds tewas tertusuk pisau saat berada di luar bar oleh seorang pendukung Arsenal. Fans Liverpool wafat saat tiba di Rumah Sakit.
Kepala Polisi Meru, Tom Odero, mengatakan bahwa belum menyimpulkan motif atas kematian tersebut karena tersangka belum tertangkap.
Kenya terkenal dengan fans yang sangat fanatik, khususnya pada sepakbola Liga Inggris. Pada tahun 2009, penggemar Arsenal gantung diri setelah timnya kalah dari Manchester United.
Di Nairobi, Kenya, banyak bar-bar kumuh yang menjadi sarang judi dan sangat ramai terutama saat pertandingan bigmatch. Mereka kerap saling ejek hingga berujung pada perkelahian.
Tewas akibat sepakbola bukan pertama kali di Kenya. Pada 2013 lalu, seorang penggemar Manchester United bunuh diri setelah timnya kalah dari Newcastle United.