Gresik Tahan Sriwijaya
Mengawali babak pertama kedua tim saling menekan dan menyerang. Permainan keras terjadi antara kedua kubu yang berusaha memenangi laga ke-4 ISL.
Laskar Wong Kito lebih menguasai jalannya pertandingan. Kerjasama yang apik antara Siswanto dengan Kone nyaris beberapa kali membahayakan gawang tim tamu.
Sementara, Gresik United hanya mengandalkan serangan balik yang cepat melalui Mahyadi Panggabean. Namun, Hingga turun minum tidak ada gol yang tercipta.
Masuknya Alan Martha menambah daya gedor tim tuan rumah pada babak kedua. Beruntung, kiper Hary Prasetyo bermain gemilang dengan sukses mengantisipasi bola.
Pemain asing tim tamu, Pape Latyr beberapa kali juga mengancam Sriwijaya. Namun, pertahanan yang rapat dari tuan rumah menjadikan serangan dari gelandang Gresik menjadi sia-sia.
Hingga wasit meniup peluit panjang, skor imbang 0-0 bertahan.
Dengan hasil tersebut, Sriwijaya FC naik ke posisi 6 klasemen sementara grup wilayah barat ISL, dengan koleksi 4 poin. Sementara, Gresik United tetap berada pada peringkat 5 dengan poin 5.
Pada pertandingan kali ini, wasit N. Arilaha memberikan 2 kartu kuning kepada Firdaus Ramadhan pada menit 56 dan Mahyadi Pangabean pada menit 72.
Susunan pemain Sriwijaya FC XI:
Fauzi Toldo, Erol Iba, Vali K, Firdaus Ramadhan, Jeki Arisandi, Abdoulaye Maiga, Lancine Kone, Rizky Dwi Ramadhana, Siswanto (Hapit Ibrahim 37’, Syamsir Alam 81’), Yohanis Nabar, Rishadi Fauzi (Alan Martha 46’)
Pelatih: Subangkit
Susunan pemain Gresik United XI:
Hery Prasetyo, Mahyadi Panggabean, A.M Bahtiar, Otavio Dutra, Legimin Raharjo (Jacky Pasarella 81’), Lan Bastian, Fajar Handika, Matsunaga Shohei, Reza Ardiansyah (Aliazer Thoncy Elthon Maran 69’), Jimmy Suparno, Ndiaye Pape Latyr.
Pelatih: Agus Yuwono