Dejan Keluhkan Wasit
Duel dalam lanjutan Liga Super Indonesia 2014 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Senin (17/02/14), berakhir imbang 2-2 untuk PBR dan Persija.
Selain kecewa dengan skor imbang, Dejan Antonic mengeluhkan kepemimpinan wasit Husni. Dejan menuding wasit lebih condong membela Persija.
“Pertandingan sebenarnya cukup bagus, kita mendominasi. Tapi saat penalti diberikan wasit, kita kita kaget. Wasit sepertinya mau bantu Persija karena sudah kalah 0-2," tegas Dejan usai pertandingan.
Selain menyalahkan wasit yang tidak fair, Dejan memuji kinerja anak asuhnya yang telah bekerja keras untuk meraih kemenangan.
“Kalau dilihat, Persija cuma baru tiga kali menjalani pertandingan, kita sudah lima kali, mungkin anak-anak kurang refreshing. Saya tidak mau beralasan, memang setelah penalti, pemain drop," ujar Dejan.
“Kita seminggu latihan taktik teknis. Satu wasit datang bikin rusak suasana. Kontrol bola kita bagus, tapi dia kasih kesempatan untuk penalti. Kita kecewa karena pemain muda sulit kontrol mental," jelas Dejan.
Untuk pertandingan selanjutnya, Dejan dengan terang-terangan tidak ingin PBR di bawah kepemimpinan Husni.
“Kita ingin buat sepakbola bagus, tapi satu orang wasit datang, seharusnya main jujur saja. Coba lihat di Eropa, kesalahan wasit langsung disanksi. Saya tidak mau lihat wasit itu lagi," tegas Dejan.
Soal Bambang Pamungkas (BP) yang menciptakan dua gol ke gawang mantan klubnya, Dejan memberi apresiasi. Dejan berencana mengganti BP, namun tidak jadi setelah Persija mendapat penalti.
“Kita kasih kesempatan main full ke BP karena dia punya semangat besar, bisa dilihat dia bisa buat dua gol. Setelah 60 menit, dia agak menurun. Hampir mau dia ganti, tapi penalti jadinya kita tidak ganti," ujar Dejan.
Pujian juga datang dari Pelatih Persija Benny Dollo, “BP dia bagus, masih memperlihatkan kualitas sesungguhnya. Terlepas dari persoalan yang dihadapinya dengan Persija.”
Benny mengaku puas dengan skor 2-2, “Pertandingan babak pertama diluar yang kita inginkan. Di babak kedua kita atur strategi dan membuktikan bisa mengejar ketertinggalan. Masih banyak yang perlu dibenahi.”