Asprov Jabar Minta Dilibatkan
Batalnya laga Persib kontra Persija Jakarta yang semula akan digelar di Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kabupaten Bandung, Sabtu (22/02/2014) membuat Rahmat Yasin merasakan kekecewaannya.
"Kita juga sangat prihatin, karena ada larangan pertandingan antara Persib dan Persija. Dari kacamata olahraga, ini sangat menganggu pembinaan, dan sportifitas olahraga," ujar Rahmat.
Seharusnya menurut dia, Persib melibatkan pihaknya sebagai Asosiasi yang bertanggung jawab atas persepak bolaan Jabar.
"Mestinya jauh sebelum dari pertandingan, Persib juga melibatkan kami lah sebagai Asprov Jabar, karena kami juga bertanggung jawab atas persepakbolaan Jabar ini. “
“supaya kami bisa memberikan pertanggung jawaban dengan otortitas keamanan," tuturnya.
Dengan kepercayaan yang telah diberikan maka pihaknya akan berupaya meyakinkan dan mengurangi kekhawatiran yang pada akhirnya pertandingan panas tersebut tak dapat digelar.
"Tapi kalau hanya mengandalkan Persib saja, mungkin publik juga meragukan itu, aparat keamanan juga tidak akan percaya karena cuma Persib saja.”
“Tapi kalau dengan Asprov, kita bisa bicara dengan Ridwan Kamil (Wali Kota Bandung) dengan pihak Kepolisian (keamanan). Kita akan menjamin semuanya," katanya.
Dengan begitu, kedepannya, pihaknya berharap hal tersebut tidak kembali terulang.
"ini kita jadikan pembelajaran kedepannya.Insya Allah, Minggu depan akan kita undang, seluruh klub baik yang berlaga di ISL atau Divisi, agar mendapatkan jalan keluarnya," ujar Rahmat.