x

Hyypia Menolak Menyerah

Rabu, 12 Maret 2014 05:11 WIB
Editor: Raditya Adi Nugraha

Di pertemuan pertama, Leverkusen takluk 0-4 saat menjamu PSG pada bulan lalu, ketika bintang Swedia Zlatan Ibrahimovic menyumbang dua gol termasuk sepakan mengagumkan dari tepi kotak penalti.

Leverkusen menghadapi tugas nyaris mustahil pada pertandingan di markas PSG Parc des Princes, namun Hyypia mengingatkan bahwa timya akan bermain kepala tegak.

"Kami tidak akan membuang pertandingan itu, jika tidak saya akan mengirim tim U-23," tegas mantan bek Liverpool berusia 40 tahun ini.

"Ini merupakan kesempatan hebat bagi satu atau dua pemain untuk memperlihatkan apa yang dapat mereka lakukan," tambah ia.

Bayer menghadapi pekan berat menyusul perjalanan mereka ke Paris, di mana mereka akan bertandang ke markas pemuncak klasemen Liga Jerman Bayern Munich pada Sabtu (15/03/14), yang telah menjalani  49 laga  tanpa kekalahan.

Hyypia tengah menjalani bulan yang buruk sejak timnya terakhir kali mencicipi kemennagan, dengan kemenangan 1-0 di liga di markas Borussia Moenchengladbach pada 7 Februari.

Sejak itu mereka tersingkir di Piala Jerman karena kalah saat menjamu tim divisi kedua Kaiserslautern, yang memicu rentetan lima kekalahan beruntun, termasuk saat ditaklukkan PSG.

Hanya hasil imbang 1-1 saat bertandang ke markas Hanover 96 pada Sabtu yang menghentikan rekor buruk itu, namun mereka telah turun ke peringkat ketiga di Liga Jerman dan sekarang tertinggal dari tim peringkat kedua Borussia Dortmund sebanyak empat angka.

"Ini merupakan tantangan bagus bagi kami untuk memperlihatkan bahwa kami kuat," tegas Hyypia, yang sedang menjalani musim debutnya sebagai pelatih kepala.

Di Paris, Hyypia tidak akan dapat memainkan gelandang Jerman Lars Bender, yang mengalami cedera kaki, namun ia semestinya dapat dimainkan saat menghadapi Bayern.
 

Berita Terkini