Juventus Curi Kemenangan di Lyon
Juventus berangkat ke Stade Gerland, kandang Olympique Lyon, dengan ambisi bangkit dari hasil buruk di Serie A, kalah dari Napoli. Ini merupakan kekalahan pertama Juventus setelah dalam 22 laga sebelumnya tak pernah kalah.
Tak heran jika Juventus mencoba langsung menggebrak tuan rumah dengan serangan di awal laga. Saat pertandingan baru berjalan dua menit, Kwadwo Asamoah melancarkan tusukan yang belum mengancam pertahanan Lyon.
Memasuki menit kelima, Carlos Tevez membuang peluang yang didapatnya. Penyerang asal Argentina itu gagal mengarahkan bola melalui kepalanya dari jarak dekat. Tevez pun gagal mengakhiri puasa gol di kancah antarklub Eropa yang dimulai sejak April 2009.
Tevez kembali melakukan kegagalan serupa pada menit ke-15. Bola tandukannya lagi-lagi melebar dari sasaran. Pada menit ke-25, Juventus mendapat kesempatan lewat skema tendangan bebas. Tapi Andrea Pirlo gagal memaksimalkan kesempatan yang dia dapat.
Lyon mencoba membalas serangan Juventus. Selang satu menit kemudian, tuan rumah menciptakan peluang emas. Steed Malbranque melepaskan tendangan yang masih bisa dihadang Gianluigi Buffon danhanya menghasilkan sepakan pojok.
Lewat sepakan pojok Lyon kembali membuang peluang. Kali ini Briand gagal memanfaatkan kelalaian lini belakang mengantispasi bola sepakan pojok. Bola sontekan Briand di depan gawang Juventus melambung. Kedua kubu gagal membuat gol hingga babak pertama berakhir.
Pertarungan sengit di lini tengah berlanjut di paruh kedua. Kedua kubu juga masihmembuang peluang, terutama yang mereka dapat dari skema bola mati. Pada menit 52, Lyon mendapatkan tendangan bebas. Tapi sepakan Samuel Umtiti masih bisa ditepis Buffon.
Juventus lagi-lagi gagal mengoptimalkan peluang, kali ini giliran Sebastian Giovinco dan Asamoah yang membuang kesempatan. Pada menit 64, Pirlo melepaskan umpan sepak pojok yang mengarah kepada Giovinco. Sayang usaha Giovinco masih bisa dihadang kiper Lyon,Anthony Lopes.
Bola muntah hasil hadangan Lopes jatuh di kaki Asamoah, tapi pemain asal Ghana itu gagal menyarangkan bola ke gawang Lyon. Memasuki 30 menit terakhir, Juventus makin gencar menekan pertahanan Lyon.
Menit ke-66, Mauricio Isla lolos dan tinggal berhadapan dengan kiper usai menerima umpan dari Paul Pogba. Namun Isla gagal mengendalikan bola yang akhirnya mudah diamankan Lopes.
Juventus sejatinya bisa membuka keunggulan pada menit ke-83. Tapi Mirko Vucinic yang masuk menggantikan Tevez membuang peluang di depan mata. Lewat sepakan voli, Vucinic mengirim bola ke tribun di belakang gawang Lyon.
Saat laga seperti akan berakhir imbang tanpa gol, Leonardo Bonucci muncul sebagai pahlawan Juventus saat waktu menuntuk menit 85. Berawal dari tendangan bebas, Bonucci memanfaatkan kekacauan di depan gawang Lyon. Bola sepakan kaki kanannya menghunjam ke dalam gawang Lyon.
Juventus mempertahankan keunggulan hingga akhir laga.
Susunan pemain
Lyon (4-4-1-1): 16-Anthony Lopes, 3-Henri Bedimo, 4-Bakary Kone, 23-Samuel Umtiti, 12-Jordan Ferri, 17-Steed Malbranque (31-Nabil Fekir 87), 21-Maxime Gonalons, 28-Arnold Mvuemba, 55-Tolisso, 10-Alexandre Lacazette (18-Bafetimbi Gomis 74), 19-Jimmy Briand (26-Clinton Mua Njie 89)
Pelatih: Remi Garde
Juventus (3-5-2): 1-Gianluigi Buffon, 3-Giorgio Chiellini, 4-Martín Cáceres, 19-Leonardo Bonucci, 6-Paul Pogba, 8-Claudio Marchisio, 21-Andrea Pirlo, 22-Kwadwo Asamoah, 33-Mauricio Isla, 10-Carlos Tevez (9-Mirko Vucinic 55), 18-Pablo Osvaldo (12-Sebastian Giovinco 62)
Pelatih: Antonio Conte