x

PSPS Ragukan Perry

Sabtu, 5 April 2014 18:21 WIB
Editor: Raditya Adi Nugraha

"Pemain asal Liberia, Perry N. Somah perlu dipertimbangkan untuk direkrut, karena belum menunjukkan karakter sebenarnya," kata pelatih PSPS, Philep Hansen Maramis.

Masalah tersebut terkait pihak manajemen berupaya untuk memenuhi kuota dua pemain asing dalam kompetisi Divisi Utama 2014, tapi PSPS baru mengontrak pemain asal Kamerun, Onana.

Bahkan pelatih juga mencoba menyeleksi Perry N. Somah, tapi hasilnya mengecewakan karena belum bisa padu dengan pemain lokal dan juga pola permainan.

Demikian pula ketika diturunkan dalam laga persahabatan menghadapi Persisko, Kabupaten Merangin,  Perry lebih banyak memperlihatkan aksi individu.

Meski pernah memperkuat PS Blitar dan Madura FC, tapi nyatanya Perry belum memberikan kontribusi gol yang signifikan.

"Serangan Ferry sering tidak menambahkan hasil dan tendangan selalu melenceng, apalagi tidak mengirim bola kepada pemain yang posisinya lebih terbuka," kata Philep.

Dia menambahkan perlu waktu beberapa hari untuk memutuskan apakah Perry dikontrak atau tidak untuk memperkuat tim menghadapi tim dari Asahan, Sumatera Utara pada 15 April 2014.

Namun PT Liga Indonesia sebagai pengelola Divisi Utama memberikan batas waktu hingga 30 April 2014 kepada manajemen PSPS untuk mendaftarkan semua pemain asing dan lokal.

Sedangkan PSPS pada musim kompetisi 2012-2013 terpuruk pada klasemen papan bawah sehingga harus mengalami degradasi akibat keterbatasan dana.

Padahal sejumlah perusahaan dengan skala nasional dan internasional beroperasi di Pekanbaru, tapi irosnisnya tidak bersedia menjadi sponsor PSPS untuk membiayai tim berjuluk Askar Betuah itu.

Berita Terkini