x

Menatap Garis Akhir

Senin, 14 April 2014 16:01 WIB
Editor: Yusuf Abdillah

Jika bisa menyapu bersih empat laga ke depan, Juventus akan mengunci gelar juara sebelum pekan ke-37 atau dengan sisa dua laga tersisa. Dari empat laga, Udinese menjadi lawan terberat. Setelah menghadapi Udinese, Juventus bakal menghadapi Bologna dan Atalanta di kandang serta Sassuolo di laga tandang.

Meski ada di peringkat 14 Serie A, Udinese bukanlah lawan yang mudah dibekuk. Zebrette memiliki catatan tak terkalahkan dalam tujuh laga kandang mereka di semua ajang. Dalam rentang tersebut, Udinese mampu memetik lima kemenangan, termasuk atas Fiorentina dan AC Milan.

Namun Bianconeri yang butuh 12 poin lagi untuk bisa mengunci scudetto musim ini, akan mencoba habis-habisan meraih angka maksimal di Friuli. Apalagi AS Roma mulai kencang akhir-akhir ini.

Mantan pemain Udinese, Mauricio Isla, menyadari tugas berat yang dihadapi Juventus saat melawan Udinese di Friuli. “Akan menjadi laga yang berat, meski Udinese sudah tidak seperti dua tahun lalu, mereka masih punya pemain hebat seperti Antonio Di Natale, Pereyra.”

“Dan, mereka juga selalu tampil 100 persen tiap kali melawan Juve,” ujar Isla lagi.

Jika melihat rekor pertemuan kedua kubu, Juventus terbukti digdaya saat menghadapi Udinese. Dalam lima pertemuan terakhir, Juventus tak pernah takluk di tangan Udinese, mereka mampu mencatat empat kemenangan dan sekali imbang.

Meski memiliki catatan bagus, kubu Juventus tak mau hilang waspada dan merasa yakin scudetto sudah di tangan mereka.

“Scudetto belum kami rebut. Itu yang berulang kali saya katakan saat orang-orang mengatakan pacuan juara sudah selesai. Saya tahu akan bertarung melawan Roma hingga akhir,” ujar Antonio Conte, pelatih La Vecchia Signora.

FAKTA LAGA

·         Udinese dan Juventus mencatatkan hasil imbang paling sedikit di Serie A musim ini.

·         Juventus memenangkan empat laga terakhir melawan Udinese di semua kompetisi.

·         Udinese mencatatkan clean sheet pada 3 laga kandang terakhir di pentas Serie A.

·         Juventus mencatat 11 gol lewat sundulan, terbanyak di Serie A bersama Parma.

·         Sejak 2010-2011, Udinese memiliki 52 persen memenangi laga Serie A bersama Antonio Di Natale dan hanya 10 persen menang tanpa Di Natale.

HEAD TO HEAD

02/12/13 Juventus 1 - 0 Udinese (Serie A)

20/01/13 Juventus 4 - 0 Udinese (Serie A)

02/09/12 Udinese 1 - 4 Juventus (Serie A)

29/01/12 Juventus 2 - 1 Udinese (Serie A)

22/12/11 Udinese 0 - 0 Juventus (Serie A)

LIMA LAGA TERAKHIR

Udinese

18/03/14 Roma 3 - 2 Udinese (Serie A)

23/03/14 Udinese 1 - 0 Sassuolo (Serie A)

28/03/14 Inter 0 - 0 Udinese (Serie A)

 01/04/14 Udinese 1 - 0 Catania (Serie A)

 06/04/14 Fiorentina 2 - 1 Udinese (Serie A)

Juventus

27/03/14 Juventus 2 - 1 Parma (Serie A)

31/03/14 Napoli 2 - 0 Juventus (Serie A)

04/04/14 Lyon 0 - 1 Juventus (Liga Europa)

08/04/14 Juventus 2 - 0 Livorno (Serie A)

11/04/14 Juventus 2 - 1 Lyon (Liga Europa)

PERKIRAAN FORMASI

Udinese (3-5-1-1): Scuffet; Heurtaux, Danilo, Bubnjic; Basta, Lazzari, Allan, Pereyra, Gabriel Silva; Fernandes; Di Natale

Kemungkinan Absen: Agyemang-Badu (sanksi), Lazzari (cedera)

Pelatih: Francesco Guidolin

Juventus (3-5-2): Buffon; Caceres, Bonucci, Chiellini; Lichtsteiner, Vidal, Pirlo, Pogba, Asamoah; Llorente, Tevez.

Kemungkinan cedera: Barzagli, Pepe, Vidal (cedera)

Pelatih: Antonio Conte

PREDIKSI

Andrea Barzagli dan Simone Pepe masih tergolek cedera di kubu Juventus. Conte diprediksi melakukan rotasi untuk mengantisipasi pemain yang kelelahan dengan kembali memainkan Fernando Llorente, Stephan Lichtsteiner, dan Paul Pogba.

Pelatih Francesco Guidolin juga dipaksa melakukan rotasi mengantisipasi pemain yang bakal absen. Emmanuel Agyemang-Badu menjalani sanksi sehingga Andrea Lazzari kemungkinan bakal menjadi starter. Antonio Di Natale dan Dusan Basta juga diprediksi bakal kembali dimainkan.

Berikut prediksi laga Udinese kontra Juventus.

Ladbroke: 6.00-3.75-1.60

William Hill: 6.00-3.60-1.62

INDOSPORT: 25%-40%-35%

Berita Terkini