Criscito Kecewa Tak Perkuat Italia
Pelatih tim nasional Italia, Cesare Prandelli, telah mengumumkan 30 nama skuad bayangan untuk terbang ke Brasil. Namun, pelatih berusia 56 tahun itu membuat kejutan dengan tidak membawa Domenico Criscito ke dalam skuadnya.
Bek milik Zenit St. Petersburg itu harus rela batal ke Brasil karena Prandelli lebih memilih Mattia De Sciglio (AC Milan) dan Manuel Pasqual (Fiorentina). Bahkan bekas pelatih Fiorentina itu lebih memilih pemain debutan, Matteo Darmian (Torino).
Melihat kenyataan tersebut, Criscito jelas sangat terkejut. Bek 27 tahun itu mengaku kecewa dengan keputusan Prandelli yang tidak memanggilnya. “Saya sangat tidak mengharapkan hal ini dan ini adalah pukulan besar, karena sampai terakhir, saya masih dalam tim,” kata pemilik 22 caps bersama Italia itu.
“Saya tidak berpikir bahwa bermain di Rusia adalah alasannya. Zenit mencapai fase knock-out Liga Champions dan jika Anda mencapai target tertentu, itu bukan kebetulan,” ujar Criscito.
Tak bisa memperkuat Italia dalam turnamen bukan kali pertama bagi Criscito. Namun, dia mengaku kali ini dirasa lebih menyakitkan.
“Saya belum mendengar dari Cesare Prandelli langsung, saya mengetahui dari televisi. Saya akui itu adalah pukulan menyakitkan. Ini bahkan lebih buruk dari apa yang terjadi dua tahun yang lalu (saat Criscito dikeluarkan dari timnas Euro 2012 karena tersangkut kasus judi di Italia),” ungkap bekas pemain Genoa dan Juventus itu.
“Sekarang? Bagian terburuk adalah ada tanda-tanda saya akan ditinggalkan. Pelatih harus membuat pilihan. Saya tahu telah melakukan yang terbaik dan tidak perlu meminta penjelasan dari siapa pun,” Criscito menambahkan.