x

PSCS Lesakkan 3 Gol

Rabu, 14 Mei 2014 23:52 WIB
Editor: Raditya Adi Nugraha

Tiga gol bagi PSCS diciptakan oleh Wahyu Tri Harjanto pada menit ke-42, Gunaryo pada menit ke-88, dan Roberto Kwateh pada menit ke-93, sedangkan satu gol balasan Persipasi Bekasi diciptakan Erik F. Senaen pada menit ke 59.

Dalam pertandingan yang disaksikan sekitar 10 ribu penonton itu, PSCS langsung menunjukkan permainan menyerang ke pertahanan Persipasi sejak peluit tanda dimulainya babak pertama ditiup wasit Sukriwiyanto.

Setelah berulang kali gagal memanfatkan peluang, tim yang berjuluk Laskar Nusakambangan itu akhirnya menciptakan gol berkat tendangan Wahyu Tri Harjanto atas umpan Arif Sarifudin pada menit ke 42 sehingga skor berubah menjadi 1-0 untuk PSCS.

Meskipun terjadi perpanjangan waktu selama dua menit, hingga waktu turun minum skor tetap bertahan 1-0 untuk PSCS Cilacap.

Memasuki babak kedua, Persipasi berusaha bangkit dengan melancarkan serangan ke pertahanan PSCS.

Kendati sempat tertahan, upaya tersebut membuahkan hasil karena bola yang ditendang Erik F. Senaen berhasil bersarang di gawang PSCS yang dijaga kiper Wendra Kanasta sehingga skor berubah menjadi 1-1 pada menit ke-59.

Setelah gawangnya kebobolan, anak-anak PSCS berusaha bangkit dan menyerang ke pertahanan Persipasi.

Gunaryo yang memanfaatkan kemelut di depan gawang Persipasi berhasil melesakkan bola hingga bersarang di jaring tim tamu sehingga skor berubah menjadi 2-1 untuk PSCS.

Selang beberapa menit kemudian, Roberto Kwateh menambah satu gol kemenangan bagi PSCS karena bola yang ditendangnya mampu bersarang di gawang Persipasi sehingga skor berubah menjadi 3-1 pada menit ke-93.

Akan tetapi, gol tersebut justru memicu kericuhan karena para pemain Persipasi menganggap "offside" sehingga pertandingan sempat terhenti beberapa saat.

Pertandingan akhirnya dilanjutkan kembali setelah kericuhan tersebut berhasil diredam. Hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, skor tetap bertahan 3-1 untuk PSCS.

Saat ditemui usai pertandingan Manajer Persipasi, Fahri R. Sinaga, mengaku kecewa terhadap kepemimpinan wasit.

"Wasit perlu dievaluasi. Bagaimana sepak bola Indonesia jika wasitnya seperti ini?" kata Fahri.

 

Berita Terkini