Portugal Tampil Buas
Pelatih Portugal mengusung pola permainan menyerang dengan formasi 4-3-3, menempatkan trio Cristiano Ronaldo, Silvestre Varela dan Hugo Almeida sebagai juru gedor.
Pertandiangan baru berjalan 2 menit saat Hugo Almeida menanduk bola hasil umpan silang Silvestre Varela dari sisi kanan.
Permainan atraktif A Selecao terus berlanjut. Backheel dari Ronaldo berlanjut dengan umpan tarik Fabio Coentrao. Namun Richard Keogh yang bermaksud menghalang, malah mengalihkan laju bola ke gawang sendiri. Portugal unggul 2-0.
Di menit ke 37, Portugal menambah gol dengan pola yang sama seperti gol pembuka. Umpan silang Valera, tandukan Ronaldo dan penyelesaian akhir Almeida. Keunggulan 3 gol tanpa balas Portugal atas Irlandia menutup babak pertama.
Di babak kedua, Irlandia bangkit mengejar ketertinggalan. Keteledoran barisan belakang Portugal mengantisipasi pergerakan James McClean, berbuntut dengan bobolnya gawang Rui Patricio di menit ke 52.
Irlandia terus berupaya mengimbangi permainan Portugal. Masuknya Nani menggantikan Ronaldo membuat permainan tim besutan Paulo Bento menjadi lebih hidup.
Menerima umpan jauh, sayap milik Manchester United itu melepas umpan ke jantung pertahanan Irlandia dan menyerahkan Veirinha untuk menuntaskan serangan. 4-1 untuk Portugal.
Enam menit usai gol keempat Portugal, Nani memberi umpan terobosan kepada Fabio Coentrao untuk enciptakan gol kelima Portugal.
Nani bahkan sempat mencetak gol namun dianulir wasit karena telah terjebak offside. Kemenangan 5-1 menjadi modal penting bagi Portugal yang akan menjalani laga pertama penyisihan Grup G melawan Jerman.