Gol Bunuh Diri: Dari Rosas, Marcelo, hingga Escobar
Sepanjang sejarah Piala Dunia tercatat 37 gol bunuh diri tercipta. Gol bunuh diri pertama dibuat pemain Meksiko, Manuel Rosas saat timnya kalah 0-3 dari Chile pada Piala Dunia pertama pada 1930 di Uruguay. Sedangkan yang teranyar datang dari kaki Marcelo di Brasil 2014.
Banyak momen menarik hingga tragis yang berhubungan dengan gol bunuh diri sepanjang sejarah gelaran Piala Dunia. Dari bunuh diri yang dibuat Andoni Zubizarreta hingga gol bunuh diri berujung maut, Andres Escobar.
Berikut momen-momen bunuh diri paling menonjol dalam sejarah Piala Dunia.
1. Marcelo (Brasil) Piala Dunia 2014
Saat Brasil menang 3-1 atas Kroasia, Marcelo menjadi pencetak gol bunuh diri pertama yang tercipta di laga pembuka Piala Dunia. Marcelo juga tercatat sebagai satu-satunya pemain Brasil yang melakukan gol bunuh diri di Piala Dunia.
2. Ernie Brandt (Belanda) Piala Dunia 1978
Ernie Brandt merupakan satu-satunya pemain yang mencetak gol ke gawang berbeda dalam satu laga saat Belanda menghadapi Italia. Brandt mencetak gol bunuh diri yang membuat Italia unggul 1-0. Brandt kemudian mencetak gol penyama bagi Belanda. Belanda akhirnya memenangi laga 2-1.
3. Andres Escobar (Kolombia) Piala Dunia 1994
Andres Escobar dianggap menjadi biang kekalahan 1-2 Kolombia dari Amerika Serikat. Usaha Escobar memotong umpan silang justru berbuah gol bunuh diri, gol pembuka di laga ini. Gol bunuh diri Escobar berbuntut sebuah tragedi. Hanya beberapa pekan kemudian, Escobar ditemukan tewas ditembak di kampung halamannya, Medellin. Media mengabarkan, pembunuhan Escobar memang terkait dengan gol bunuh diri yang dibuatnya.
4. Jorge Costa (Portugal) dan Jeff Agoos (AS) Piala Dunia 2002
Amerika Serikat memetik kemenangan 3-2 atas Portugal pada penyisihan Grup Piala Dunia 2002. Yang menarik, dalam laga ini terjadi dua gol bunuh diri yang dibuat masing-masing tim. Jorge Costa mencetak gol yang membawa AS unggul 2-0 pada menit ke-29. Saat laga berjalan 71 menit, giliran Jeff Agoos yang menjebol gawang timnya sendiri yang menjadi gol kedua Portugal. Hingga kini kejadian unik seperti ini belum pernah terulang di Piala Dunia.
5. Berti Vogts (Jerman) Piala Dunia 1978
Berti Vogts merupakan salah satu pilar saat Jerman Barat menjadi juara pada Piala Dunia 1974. Namun, empat tahun kemudian di Argentina, Vogts berperan saat Jerman menelan kekalahan memalukan. Vogts mencetak gol bunuh diri Jerman kalah 2-3 dari Austria. Ini merupakan kemenangan pertama Jerman dari Austria dalam 47 tahun. Publik Austria menyebut laga ini sebagai The Miracle of Cordoba.
6. Andoni Zubizarreta (Spanyol) Piala Dunia 1998
Piala Dunia 1998 yang digelar di Prancis merupakan turnamen yang menghasilkan gol bunuh diri tebanyak sepanjang sejarah dengan enam gol. Salah satunya datang dari Andoni Zubizarreta saat Spanyol kalah 2-3 dari Nigeria. Bunuh diri ini terbilang unik karena diciptakan seorang kiper. Zubi yang saat itu melakoni laga ke-124 bersama Spanyol mengirim bola ke dalam gawang sendiri setelah salah mengantisipasi bola silang Garba Lawal. Gol ini membuat Nigeria menyamakan kedudukan 2-2.
7. Carlos Gamarra (Paraguay) Piala Dunia 2006
Saat Paraguay menghadapi Inggris pada penyisihan grup Piala Dunia 2006 di Jerman, Carlos Gamarra membuat gol bunuh diri ketika mencoba menghalau bola hasil sepakan bebas David Beckham. Petaka buat Gamarra terjadi saat laga baru berjalan tiga menit. Gamarra pun mencatatkan diri sebagai pencetak gol bunuh diri tercepat. Paraguay kalah 0-1.
8. Manuel Rosas (Meksiko) Piala Dunia 1930
Gol bunuh diri Manuel Rosas terjadi saat Meksiko bertanding melawan Chile pada laga putaran pertama Piala Dunia Uruguay 1930. Kala itu Meksiko kalah 0-3 dan Rosas membuat Chile unggul 2-0. Ini merupakan gol bunuh diri pertama yang terjadi pada Piala Dunia.