x

Zaccheroni Sesalkan Hasil Seri

Jumat, 20 Juni 2014 11:16 WIB
Editor: Daniel Sasongko

"Kami butuh kemenangan dalam laga ini, apapun yang terjadi. Untuk itulah kami berlatih keras sepanjang pekan ini. Akhirnya, kami harus banyak mengubah posisi asli setiap pemain. Dengan begitu, kami berharap tampil bagus di lini pertahanan dan depan, begitu Yunani bermain dengan 10 orang," sebut Zac, sapaan Zaccheroni, di laman FIFA, Jumat.

Kapten Yunani, Konstantinos Katsouranis harus keluar lapangan pada menit ke-38, namun Jepang gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain hingga 90 menit laga berakhir.

"Pada babak kedua, mungkin kami menguasai 70 persen atau lebih pertandingan dan kami menciptakan beberapa peluang mencetak gol. Sayang, kami gagal dalam penyelesaian akhir. Kami butuh bermain baik dan menang pada laga kami selanjutnya," ucap Zac kemudian.

Jepang saat in iberada di posisi ketiga Grup C, dengan satu angka, sama dengan Yunani yang berada di bawahnya. Pada laga terakhir, 24 Juni nanti, ti, Negeri Matahari Terbit akan menghadapi pimpinan klasemen, Kolombia. Dengan berbekal enam angka, Kolombia sudah memastikan diri lolos ke 16 besar.

Bagaimana dengan Yunani menyikapi hasil imbang tanpa gol dengan Jepang?

"Kami pikir Jepang mengubah gaya permainan dan mulai menerapkan umpan-umpan panjang, ketimbang bola-bola pendek," ucap pelatih tim Negeri Mitologi, Fernando Santos. 

"Kami sekarang butuh kemenangan pada laga selanjutnya melawan Pantai Gading. Mereka telah memiliki tiga angka sementara kami baru mengumpulkan satu poin," lanjut Santos kemudian.

Benar. Hanya kemenangan atas Pantai Gading empat hari lagi yang akan memelihara peluang Yunani lolos ke 16 besar. Namun, itu harus dilakukan tanpa Kapten Katsouranis. 

Piala Dunia Brasil 2014YunaniJepang

Berita Terkini