x

Siapa Lolos dari Grup G, Portugal, Ghana atau AS?

Senin, 23 Juni 2014 11:11 WIB
Editor: Daniel Sasongko

"Itu jelas bukan hasil bagus bagi kami. Skor 2-2 tak membuat posisi matematika bagus di Piala Dunia ini. Itu hanya mempersulit posisi kami," keluh Bento di laman resmi FIFA. "Kami tak beruntung pada babak pertama, tapi usaha kami luar biasa untuk menyamakan skor (saat injury time babak kedua)."

Portugal berstatus sebagai juru kunci grup. Dibandingkan AS, A Seleccao defisit tiga angka. Catatan gol Portugal juga minus empat, sementara AS surplus satu. Itu yang harus ditorehkan Portugal pada laga terakhir Grup G melawan Ghana.


1. Ketergantungan Portugal

Pelatih Portugal, Paulo Bento, sesalkan hasil imbang 2-2 melawan AS dalam laga kedua PD 2014 di Manaus, Minggu (22/06/14).

"Kami bukan hanya harus melakukan apa yang seharusnya lakukan (menang) atas Ghana, tapi kami juga membutuhkan bantuan hasil akhir pada laga Jerman kontra AS," tutur Bento. Yang dia maksudkan adalah Portugal harus menang minimal lima gol dan itu pun dengan catatan AS kalah dari Jerman pada laga terakhir.

"Yang harus kami lakukan adalah memberikan segala yang terbaik pada laga terakhir, mencoba, dan berjuang sampai titik terakhir dengan memanfaatkan peluang sekecil apa pun yang tersisa," tandas Paulo Bento.

Klasemen Grup G

                              Mn    M     S     K    SG  P     
1. Jerman                2      1      1     0     4     4
2. AS                      2      1      1     0     1      4
3. Ghana                 2       0     1    1     -1     1
4. Portugal              2       0      1   1     -4      1

MN: Main; M: menang; S: seri; K: kalah; SG: selisih gol; P: poin


2. AS Ingin Kalahkan Jerman

Pelatih AS, Juergen Klinsmann, berambisi timnya mengalahkan Jerman dalam laga terakhir Grup G Piala Dunia Brasil 2014 . AS bermain imbang 2-2 dengan Portugal di Manaus, Minggu (22/06/14).

Di lain pihak, Pelatih AS, Juergen Klinsmann, memuji penampilan skuad Negeri Paman Sam dalam laga di Stadion Arena Amazonia, Manaus itu. 

"Ketika kebobolan sebuah gol pada detik-detik terakhir, itu namanya tak beruntung. Para pemain tampil luar biasa," tandas Klinsi, sapaan Klinsmann. "Perjalanan sedikit panjang bagi kami, namun kami ingin mengalahkan Jerman untuk memastikan langkah ke 16 besar."

AS sempat unggul 2-1 hingga Silvestre Varela menjebol jala Tim Howard pada menit kelima injury time. Skor pun imbang 2-2 hingga wasit Nestor Pistana meniupkan peluit panjang, tak lama setelah para pemain Negeri Paman Sam menyepak bola dari tengah lapangan setelah kebobolan.

"Kami sedikit kecewa (dengan hasil imbang 2-2), namun masih optimistis. Kami mengira telah berada di 16 besar," kata Howard yang terpilih sebagai pemain terbaik partai itu. "Kami masih mengincar apa yang ditargetkan sebelumnya, berlaga di partai terakhir dengan peluang baik untuk lolos ke babak selanjutnya."


3. Matematika Grup G

Berikut beberapa kemungkinan siapa yang akan lolos dari Grup G:
- Jika Portugal dan Ghana imbang, AS lolos dengan status runner-up Grup G
- Jika Ghana menang, wakil Afrika itu bisa lolos dengan kemenangan bermargin minimal dua gol atas Portugal atau cukup 1-0 dengan catatan AS kalah lebih dari satu gol dari Jerman. Jika AS dan Ghana memiliki selisih gol sama, siapa yang lolos akan dilihat dari catatan gol memasukkan terbesar. Kalau masih sama, AS yang berhak lolos dengan tiket head-to-head, karena mereka pernah mengalahkan Ghana di laga pembuka.
- Kalau Portugal menang, mereka harus mencetak banyak gol untuk mengatasi defisit selisih gol dari AS. Kalaupun Portugal mampu menyeimbangkan defisit gol, siapa yang memasukkan gol terbanyak yang akan berhak atas tiket 16 besar. Kalau masih sama juga, sistem head-to-head tak berlaku, karena kedua tim mengantongi hasil imbang 2-2. Solusinya, FIFA akan melakukan undian. Menyakitkan.

Piala Dunia Brasil 2014JermanPortugalGhanaAmerika Serikat

Berita Terkini