Prancis Yakin Singkirkan Nigeria
Persiapan matang Prancis diungkap Karim Benzema. Penyerang Prancis mengatakan timnya harus siap 100 persen menghadapi Nigeria. Termasuk siap meladeni kejutan dari Nigeria di Estádio Nacional Mané Garrincha, Brasília.
Pernyataan Benzema merujuk pada kesiapan Prancis mencakup semua sisi. Hal lain yang disorot Benzema adalah kewaspadaan tingkat tinggi melihat grafik permainan Nigeria.
“Setelah lolos ke 16 besar, kami harus beristirahat, memulihkan tenaga untuk siap 100 persen di putaran gugur. Nigeria tim bagus dan kuat. Kami harus mengerahkan semua kemampuan untuk meraih kemenangan,” tegas Benzema.
Olivier Giroud bersikap lebih matang dengan meminta rekan-rekannya memperbaiki diri. Salah satunya dengan mempertajam diri berdasarkan evaluasi dari penyisihan Grup E.
Giroud dengan jujur mengakui Prancis harus terus belajar, salah satunya berkaca dari kegagalan menembus permainan Ekuador yang tinggal bermain dengan 10 pemain pada duel terakhir grup.
“Tak ada pertandingan yang mudah. Anda harus bermain 100 persen untuk menang, namun kami tetap harus berkembang di 16 besar. Kami harus lebih punya insting membunuh di kotak penalti,” kata Giroud.
Kewaspadaan tinggi Prancis sangat dimaklumi. Nigeria menunjukkan grafik meningkat di Piala Dunia 2014. Usai imbang 0-0 dengan Iran, Nigeria meraih kemenangan 1-0 atas Bosnia-Herzegovina.
Saat kalah 2-3 dari Argentina, Nigeria kerap mengancam Argentina lewat serangan cepat dan tembakan jarak jauh. Pergerakan Ahmed Musa yang baru berusia 22 tahun menjadi momok bagi Argentina, ditambah ketajaman menjebol Argentina dengan dua gol.
“Ahmed Musa adalah pemain sayap yang mencetak dua gol ke gawang Argentina,” kata Pelatih Nigeria Stephen Keshi sambil menambahkan ujung tombak tetap dibebankan kepada Emmanuel Emenike.
Menjelang duel kontra Prancis, rumor duit mengganggu persiapan Nigeria. Musa dan kawan-kawan dikabarkan menuntut perwujudan bonus yang pasti bila Nigeria sukses menyingkirkan Prancis. Keshi membantah kabar tersebut dengan klaim telah berbicara dengan pemain dan manajemen.
1. DATA DAN FAKTA
- Stephen Kenshi dicatat menjadi pelatih Afrika pertama yang mencapai sistem gugur di Piala Dunia. Sebelumnya, negara-negara asal Afrika selalu ditangani pelatih asing.
- Partai ini yang kedua bagi Prancis dan Nigeria. Duel pertama terjadi pada 2009 saat Nigeria menang dengan skor 1-0.
- Prancis belum merasakan kekalahan dari delapan pertandingan terakhir.
- Nigeria baru meraih satu kemenangan dari tujuh laga terakhir. Yang terbaru saat mengalahkan Bosnia-Herzegovina di penyisihan grup Piala Dunia 2014.
- Prancis mencetak delapan gol dan kebobolan dua gol menjelang pertandingan babak 16 besar.
- Nigeria meraih tiga gol dan kebobolan tiga gol selama bertarung di penyisihan grup.
- Karim Benzema adalah penyumbang gol terbanyak bagi Prancis dengan tiga gol di Piala Dunia 2014.
- Ahmed Musa mencetak gol terbanyak bagi Nigeria dengan dua gol hingga memasuki 16 besar Piala Dunia 2014.
2. PLAYER TO WATCH
KARIM BENZEMA
Dengan tiga gol, Karim Benzema pantas merebut posisi penyerang tunggal Prancis di Piala Dunia 2014. Sumbangan tiga gol dianggap sebagai pembuktian ketajaman dan kapasitas Benzema. Penyerang berusia 26 tahun ini dinilai dalam kondisi mental dan moral terbaik usai mempersembahkan trofi Liga Champions bagi Real Madrid.
Selain mematikan di depan gawang, Benzema dipuji punya kepiawaian melepas sepakan dari berbagai posisi yang kerap menyulitkan kiper lawan. Benzema juga cerdik membuka pertahanan lawan dan memberi umpan kepada rekannya.
AHMED MUSA
Nama dan kiprah Ahmed Musa belum setara Karim Benzema. Selain kalah umur, nama Musa yang hanya membela CSKA Moskow di Rusia dianggap belum sepadan dengan Benzema.
Beberapa kalangan memperkirakan Piala Dunia 2014 menjadi awal kesuksesan Musa. Dengan dua gol bagi Nigeria di Piala Dunia 2014, Musa menjadi incaran beberapa klub besar Eropa.
Berposisi natural gelandang serang di sisi kiri, Musa juga dianggap pantas menjadi ujung tombak tunggal. Dua kelebihan Musa yang menonjol adalah jitu memberi passing bagi rekannya dan kokoh saat turun bertahan.
3. 5 LAGA TERAKHIR
5 LAGA TERAKHIR
PRANCIS
02/06/14 Prancis 1-1 Paraguay (Uji coba)
09/06/14 Prancis 8-0 Jamaika (Uji coba)
16/06/14 Prancis 3-0 Honduras (Piala Dunia)
21/06/14 Swiss 2-5 Prancis (Piala Dunia)
26/06/14 Ekuador 0-0 Prancis (Piala Dunia)
NIGERIA
04/06/14 Yunani 0-0 Nigeria (Uji coba)
08/06/14 Amerika Serikat 2-1 Nigeria (Uji coba)
17/06/14 Iran 0-0 Nigeria (Piala Dunia)
22/06/14 Nigeria 1-0 Bosnia-Herzegovina (Piala Dunia)
25/06/14 Nigeria 2-3 Argentina (Piala Dunia)
4. PERKIRAAN FORMASI
PRANCIS (4-3-3): Lloris; Evra, Sakho, Varane, Debuchy; Pogba, Matuidi, Cabaye; Griezmann, Benzema, Valbuena.
Absen: -
Pelatih: Didier Deschamps
NIGERIA (4-2-3-1): Enyeama; Oshaniwa, Oboabona, Omeruo Ambrose; Onazi, Mikel; Odemwingie, Azeez, Musa; Emenike.
Absen: Michel Babatunde (cedera)
Pelatih: Stephen Keshi
5. PREDIKSI
Di bawah komando Pelatih Didier Deschamps, Prancis memainkan keseimbangan. Porsi menyerang dan bertahan menjadi kekuatan. Paul Pogba dianggap sebagai aktor penerus perintah dan instruksi Deschamps menjadi permainan yang stabil.
Kendala yang belum tuntas di Prancis adalah lobang di barisan pertahanan. Pergerakan bek Mamadou Sakho dinilai tidak lugas saat menghalau bola dan kadang tidak taktis mengambil keputusan. Sedang Mathieu Debuchy beberapa kali melakukan tekel yang berbahaya.
Saat kalah dari Argentina, Nigeria mempertontonkan permainan berbahaya. Cara bermain Nigeria juga dianggap sebagai contoh terbaik membongkar pertahanan Argentina. Pelatih Stephen Keshi tak sia-sia memberi kepercayaan kepada Ahmed Musa untuk mengeksploitasi lawan. Selain Musa, Nigeria juga sangat berharap pada Emmanuel Emenike.
Keshi terus berusaha menegakan ego pemain yang ingin tampil gemilang demi menarik perhatian klub-klub besar. Individualistis pemain kerap menjadi penghancur keseimbangan dan stabilitas permainan.
Ladbrokes 1,50 – 4,00 – 7,00
William Hill 1,50 – 4,00 – 7,00
INDOSPORT 30% – 35% – 35%