x

Lawan Prancis, Lahm Tetap Jadi Gelandang

Kamis, 3 Juli 2014 12:05 WIB
Penulis: Joko Sedayu | Editor: Daniel Sasongko

Kapten tim nasional Jerman, Philipp Lahm, memang dikenal sebagai pemain serbabisa. Bek Bayern Muenchen itu bisa beroperasi sebagai bek kiri atau bek kanan, tapi sejak Pep Guardiola datang ke Allianz Arena pada musim panas 2013, Lahm lebih sering bermain sebagai gelandang bertahan.

Bermain di posisi sentral lapangan, kinerja Lahm tak menurun. Bek 30 tahun itu membuat pertahanan Muenchen sulit ditembus. Akhirnya, Pelatih Jerman, Joachim Loew, mengadopsi skema itu dengan menempatkan Lahm sebagai gelandang jangkar, bukan sebagai bek kanan seperti biasanya.

Masalah tiba ketika Jerman kehilangan Shkodran Mustafi yang cedera saat Tim Panser mengalahkan Aljazair 2-1. Kabarnya, Lahm akan dikembalikan jadi bek kanan saat Jerman bersua Prancis. Akan tetapi ketika kondisi Mats Hummels, yang absen melawan Aljazair, membaik, Loew menegaskan akan tetap memasang Lahm sebagai gelandang bertahan dan bek kanan akan diisi Jerome Boateng.

"Saya telah memutuskan untuk posisi Philipp Lahm dan saya akan memasang dia pada posisi itu (gelandang bertahan) sampai akhir (PD 2014," kata Loew kepada Die Zeit.

"Philipp Lahm telah jadi figur penting bagi kami dalam beberapa tahun terakhir dan dia telah bermain di level tertinggi selama sedekade. Dia hanya akan kembali ke lini pertahanan jika kami memiliki masalah di sebelah kanan," tandas Joachim Loew.

Piala Dunia Brasil 2014JermanPhilipp LahmJoachim Low

Berita Terkini