Capello: Rusia Butuh Reformasi Skuad
Salah satu langkah pertama Capello adalah membela kiper Igor Akinfeev, yang melakukan sejumlah kesalahan di Brazil. Ia berkata bahwa ia akan terus memilih pemain CSKA Moscow berusia 28 tahun itu.
Ia berkata, "Saya berbicara dengan Akinfeev dan saya percaya ia merupakan kiper yang hebat. Ia akan menjadi, ia selalu akan menjadi kiper yang hebat. Ini adalah kiper yang telah bekerja keras dengan saya dan akan terus bekerja keras dengan saya."
Ia kemudian menambahi bahwa tim kekurangan kecepatan dan pemain muda, dan ia merekomendasikan bahwa Rusia sebaiknya mempertimbangkan untuk mematahkan tradisi dengan merekrut pemain-pemain naturalisasi.
"Naturalisasi terjadi di seluruh dunia dan telah menjadi hukum. Salah satu dari Boateng bersaudara bermain untuk Jerman dan yang lainnya untuk Ghana. Bagaimanapun, saya tidak dapat memutuskan pertanyaan ini. Itu tidak bergantung kepada saya," kata Capello.
Ia menambahi, "Kami perlu meningkatkan kecepatan. Saya selalu menanyakan kepada pemain-pemain saya untuk melakukan sejumlah hal dengan lebih cepat. Itu semestinya menjadi kebiasaan."
Menurut mantan gelandang AC Milan itu, Rusia merupakan salah satu tim tertua di Piala Dunia.
Kesulitan Capello lainnya adalah minimnya pemain muda Rusia yang tidak menjadi starter untuk klub-klub mereka.
"Saya telah berkata bahwa saya ingin menggunakan pemain-pemain muda. Itu akan terjadi ketika libur musim dingin datang - inilah rencana saya dan saya harap mereka mendukungnya," tutup Capello.