Sepuluh Pembelian Terburuk Manchester United
Luis Nani akhirnya meninggalkan Old Trafford untuk kembali bersama klub yang membesarkan namanya, Sporting Lisbon.
Dibelinya Nani di era Fergie awalnya untuk melapis Cristiano Ronaldo yang pada saat itu sudah mulai tak kerasan di United.
Namun mahar sebesar 20 juta pounds tak membuat Nani melakukan penampilan impresif, bahkan ketika sudah menginjak musim keenamnya bersama Iblis Merah.
Seperti manusia biasa lainnya, Alex Ferguson kerap melakukan kesalahan di bursa transfer. Kami memiliki 10 pembelian gagal Sir Alex.
1. Massimo Taibi
Menjadi misteri terbesar dengan apa yang membuat Massimo Taibi bermain begitu buruk di Liga Inggris.Namun sepeninggal Peter Schmeichel yang pensiun, nama Taibi menjadi urutan pertama karena cederanya Mark Bosnich dan Raymond van de Gouw.
Didatangkan seharga 4,5 juta pounds di musim 1999 dan hanya bermain sebanyak empat kali. Taibi bahkan mendapat julukan khusus 'Si Buta dari Venezia' atas aksi blundernya saat melawan Southampton. Nama Massimo Taibi tak akan dilupakan karena teramat legendaris.
2. Mark Bosnich
Ferguson berharap banyak saat mendatangkan kiper asal Australia ini dari Aston Villa untuk menggantikan sosok Peter Schmeichel. Namun kenyataannya Bosnich malah berkutat dengan inkonsistensi dan cedera.
Belum lagi masalah ketergantungan narkoba yang membuatnya hanya bertahan selama dua musim dan perannya digantikan Fabien Barthez. Ferguson bahkan menyebut Bosnich sebagai 'pemain yang buruk sekali'
3. Eric Djemba-Djemba
Karier Djemba-Djemba tak sepanjang namanya. Tampil cemerlang bersama Nantes, pemain Kamerun ini tadinya diplot untuk melanjutkan tongkat estafet Roy Keane di lini tengah United.
Nyatanya Djemba-Djemba hanya bertahan 18 bulan di United. Meski begitu ia berhasil meraih trofi FA di musim 2004.
4. Juan Sebastian Veron
Kedatangan Marcos Rojo langsung mengingatkan pada sebuah nama pemain yang juga berasal dari Argentina, Juan Sebastian Veron. Pemain berkepala plontos ini adalah jaminan mutu dari seorang playmaker.
Namun kesuksesan di Serie A ternyata tak bisa diulangi 'Sang Penyihir'. Veron tak bisa beradaptasi dengan pola permainan cepat Premier League dan Fergie tak memperbolehkan dirinya berlama-lama memegang bola. Karier Veron di Emyu hanya bertahan dua musim.
5. Kleberson
Alex Ferguson mengikuti kesalahan manajer lainnya di muka bumi yaitu membeli pemain yang mengantarkan negaranya menjadi juara Piala Dunia dan berharap bisa menularkan kesuksesannya di klub.
Kleberson yang baru saja mengantar Brasil juara Dunia 2002 ditebus dengan mahar 6,5 juta pounds dan membuang Veron ke Chelsea. Namun kenyataan terkadang lebih pahit dari angan-angan, Kleberson cedera di pertandingan kedua bersama Emyu dan hanya bermain 20 kali sepanjang musim 2003 hingga 2005.
6. Anderson
Ferguson sempat berpuas hati saat mengalahkan Real Madrid dan Chelsea untuk mendatangkan talenta asal Brasil seharga 19 juta pounds dari Porto.
Cedera berkepanjangan membuatnya menjadi pemain yang tiap musimnya berada di daftar pemain yang siap dijual.
7. Bebe
Entah apa yang merasuki nalar Alex Ferguson saat mendengarkan saran asistennya kala itu, Carlos Quieroz untuk mendatangkan Bebe yang bahkan tak pernah dilihatnya di televisi.
Bebe gagal memenuhi impiannya menjadi pemain dari jalanan yang meraih cita-cita di ranah Inggris. Ia tak pernah menjadi starter di Premier League sepanjang empat tahun berseragam Manchester United.
8. Dong Fangzhou
Manchester United tak rugi-rugi amat membeli Dong Fangzhou. Pemain pertama asal China yang berkiprah di Old Trafford di tahun 2004 namun tak bisa bermain hingga 2006 karena masalah izin kerja.
Dong hanya mencatatkan satu kali penampilan di Premier League tapi membantu keuangan klub karena jersey bertuliskan namanya laris manis di negeri asalnya.
9. Diego Forlan
Bintang Diego Forlan tak langsung benderang di Manchester United. Datang dari Independiente di tahun 2002 dan butuh 27 laga untuk meretas gol pertamanya.
Forlan akhirnya angkat kaki dari Old Trafford setelah mencetak 17 gol dari 95 penampilan. Lepas dari United, Forlan ternyata mereguk sukses besar-besaran bersama Villareal dan Atletico Madrid.
10. Wilfried Zaha
Inilah pembelian gagal terakhir yang dilakukan sang pelatih legendaris. Saking buruknya, bahkan pelatih sekelas David Moyes tak mau memakai jasanya dan lebih memilih untuk meminjamkan ia ke Cardiff City.
Wilfred Zaha mengikuti jejak Anderson yang menjadi penghuni tetap daftar pemain siap jual.