Tanpa Diperkuat Empat Pilarnya, PSIS Tak Remehkan PSGC
Memang dalam laga ini, tim tuan rumah tak bisa diperkuat empat pemain andalanya, karena sedang mendapat sanksi dari komdis PSSI, yakni larangan bermain satu tahun dan denda masing-masing pemain Rp 25 juta. Keempat pemain tersebut, Emilie Linkers, Alesandro Altobeli, Muhammad Arozi dan Eko Prasetio.
Walau begitu, tim arahan Eko Riyadi enggan angap remeh PSGC Ciamis. Direktur Teknis PSIS, Setyo Agung Nugroho, berharap kepada para pemain PSIS tak menyepelekan lawan, pasalnya pada laga perdana babak 8 besar lalu, tim PSGC berhasil menaklukan Persiwa Wamena, 2-0.
“Tim PSGC tetap tim kuat, meski kehilangan beberapa pilarnya. Terlebih lagi tim PSGC memiliki rekor bagus di kandang, saya harap para pemain tetap fokus dan jangan mengangap remeh tim lawan,” jelas pria yang akrab disapa Agung ini.
Hingga pertandingan kedua babak 8 besar, tim asal Kota Atlas ini belum mampu meraup tiga poin penuh. Inilah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh sang pelatih, guna melapangkan ambisi lolos ke semifinal.
Melihat waktu jeda hanya dua hari, pihaknya berharap digunakan pelatih secara maksimal. Terutama mengembalikan kebugaran pemain setelah melakoni laga tandang ke Wamena.
“Fokus ke kondisi pemain dahulu, setetah itu baru memikirkan strategi untuk meraih poin di kandang lawan,” tutup dia.