x

Polusi Ancam Superclasico Brasil Kontra Argentina

Sabtu, 11 Oktober 2014 05:58 WIB
Editor: Yusuf Abdillah

Kabut asap tebal menyelimuti Beijing beberapa hari belakangan. Situasi di Ibu Kota China itu bahkan membuat pihak wewenang mengeluarkan sinyal bahaya oranye, yang merupakan sinyal polusi tertinggi kedua.

Kondisi ini membuat pemain Argentina dan Brasil memutuskan untuk menghabiskan waktu dalam hotel. Padahal sejatinya mereka sudah melakukan latihan persiapan jelang laga.

"Pemain kami hanya bisa tinggal di hotel dan pergi keluar saat latihan saja. Dari 24 jam, mereka menghabiskan 22 jam di hotel," kata dokter tim Brasil, Rodrigo Lasmar.

Pelatih Brasil, Carlos Dunga, meminta pemain tetap fokus pada pertandingan meski mengakui kondisinya tak ideal.

"Keadaan sudah begini. Ini seperti kami bertanding di dataran tinggi. Kami harus menghadapi pertandingan. Tak ada yang bisa lakukan. Tak ada yang memiki kekuatan untuk mengubah kondisi ini," ujar Dunga.

Buruknya kualitas udara China juga dirasakan Robinho. pemain Brasil asal klub Santos itu mengaku tak nyaman dengan kondisi ini.

"Sangat sulit untuk bernapas. Tenggorokan terus terasa kering. Saya merasa kami seperti berada dekat api unggun, banyak asap," kata Robinho.

BrasilCarlos Dunga

Berita Terkini