x

Kiper Sunderland Kembalikan Uang Fans

Senin, 20 Oktober 2014 20:28 WIB
Editor: Jhon Purba

Dalam partai ke-8 Premier League Inggris, 18 Oktober 2014, Sunderland merasakan kekalahan pahit di markas Southampton. Delapan gol menjebol gawang Sunderland.

Di Stadion St Mary's, Vito Mannone tidak dapat membendung tiga gol Southampton. Tiga gol tuan rumah tercipta pada menit 12, 18 dan 37. Gol pertama berasal dari aksi bunuh diri bek Sunderland Vergini.

Lima gol tambahan terjadi di paruh kedua, yaitu pada menit 63, 69, 78, 79 dan 86. Seperti gol perdana, gol pembuka di babak kedua juga berasal dari sumbangan gol bunuh diri pemain Sunderland Bridcutt.

Merasa menjadi salah satu penyebab kekalahan timnya, Mannone mengatakan akan ikut bertanggung jawab. Kiper asal Italia ini berencana untuk mengembalikan sebagian duit yang dikeluarkan pendukung.

Untuk mendukung Sunderland bermain di kandang Southampton, sekitar 2.500 suporter Sunderland harus menempuh perjalanan sejauh 700 mil atau sekitar 1.126 kilometer.

“Saya akan berbicara secara pribadi dengan tim untuk mengetahui apakah mungkin membayar tiket dan biaya perjalanan mereka. Ini adalah titik terendah bagi semuanya," kata Vito Mannone.

“Saya benar-benar meyakini kami harus membayar tiket dan perjalanan mereka,” kata Mannone seolah ingin mengurangi sakit hati fans karena kekalahan ini dicatat sebagai kekalahan paling buruk Sunderland lebih dari 30 tahun, setelah kekalahan 0-8 dari Watford pada September 1982.

Sama seperti Mannone dan beberapa pemain, Pelatih Sunderland Gus Poyet dengan tegas mengatakan kekalahan ini adalah yang paling memalukan dalam sejarah persepakbolaan.

Hasil 0-8 di Southampton membuat Sunderland tidak beranjak dari posisi ke-17. Mannone dan kawan-kawan baru meraih 8 poin, hasil dari 1 kemenangan, 5 hasil imbang dan 2 kekalahan. Kemenangan memantapkan Southampton di 3 dengan nilai 16, hanya tertinggal 1 angka dari Manchester City yang menempati posisi kedua.

Premier LeagueSouthamptonSunderland

Berita Terkini