PR Pelatih, Kembalikan Ketajaman Beto
Menurunnya performa Alberto 'Beto' Goncalves di tiga pertandingan terakhir babak delapan besar kompetisi Liga Super Indonesian (ISL 2014) tak membuat kepercayaan tim pelatih Arema Cronus luntur.
Pemain asal Brasil tersebut terakhir kali mencetak gol saat tim Singo Edan menahan imbang 2-2 Persela Lamongan di Stadion Surajaya, Lamongan, pada Rabu, (8/10/14) lalu, melalui titik putih di menit ke-68.
Tetapia, di tiga pertandingan terakhir, kran gol pemain bernama lengkap Alberto Goncalves Da Costa tersebut macet. Puncaknya, dalam kemenangan telak 4-0 atas Persela Lamongan, Beto menceploskan bola ke gawang kosong Persela di menit ke-36.
Sehingga, pada menit ke-63 pemain yang mengenakan jersey nomer 9 tersebut harus rela digantikan Hendro Siswanto.
Namun Beto tetap dipercaya tim pelatih. Buktinya adalah dengan masih masuknya nama pria berusia 33 tahun tersebut dalam susunan 19 nama pemain yang di boyong tim pelatih bertandang ke Semen Padang.
"Fisik Beto memang tidak dalam kondisi yang prima sepulang dari Papua," bela Pelatih Arema Cronus Suharno.
Pelatih asal Klaten Jawa Tengah ini mengaku tak khawatir atas menurunnya performa Beto. Pasalnya, kondisi Beto akan makin prima di pertandingan berikutnya melawan Semen Padang pada Rabu (29/10/14).
"Namanya sepakbola ya begitu, tidak hanya Beto, bahkan pemain level dunia juga bisa gagal membuat gol," ucap mantan pelatih Persegres Gresik United ini.
Kedepan, pelatih berusia 55 tahun ini akan berusaha kembali mengembalikan ketajaman striker yang sudah mengoleksi 10 gol bagi tim Singo Edan ini.
"Sudah menjadi tugas tim pelatih untuk terus membenahi penampilan pemain, termasuk Beto," tandas ia.