x

Dua Bomber Vietnam Masuk Radar Bidikan Arema

Kamis, 13 November 2014 11:37 WIB
Editor: Daniel Sasongko

Arema Cronus mulai bergerak mencari pengganti Alberto "Beto" Goncalves. Kriteria striker yang lebih berkualitas ketimbang legiun asing asal Brasil itu jadi patokan Singo Edan. Sosok pengganti Beto akan jadi tandem sekaligus pelayan bagi sang target-man, Cristian "El Loco" Gonzales.

Nama Samson Kayode mengemuka. Striker naturalisasi Vietnam bernama Huang Vu Samson itu pernah menjadi lawan alot Arema di ajang AFC Cup, ketika berlaga untuk Hanoi T & T Vietnam.

Samson terhitung produktif berlaga di Vietnam. Musim lalu, dia melesakkan 24 gol dari 19 penampilan. Samson juga telah dua kali terpilih sebagai pencetak gol terbanyak Liga Vietnam 2013 dan 2014. Karakter Samson sekilas mirip dengan bomber Arema, Noh Alam Shah atau
Pacho Rubio. Keras. Musim lalu, Samson sempat sekali menerima kartu merah. 

"Samson pemain yang sangat bagus," ucap Media Officer Arema Cronus, Sudarmaji, Rabu (12/11/14). "Ya, kita buru saja."

Dari kabar yang beredar, manajemen Arema keberatan dengan nilai kontrak tinggi yang ditetapkan pemain bernama lengkap Samson Kayode Olaleye itu. 

Kalau gagal mendapatkan Samson yang berdarah Nigeria, Arema telah menyiapkan rencana berikutnya. Rekan setim Samson di Hanoi T & T Vietnam, Gonzalo Marronkle, jadi bidikan berikutnya. Sebagai striker, Marronkle unggul saat berduel di kotak penalti lawan, sama seperti Gonzales. 

Ketika dikonfirmasi bidikan dua nama itu, CEO Arema Cronus, Iwan Budianto menegaskan, manajemen tidak akan membeberkan nama pemain incaran.

"Kalau ada pemain yang saya rekrut, tidak saya sampaikan ke media. Kalau saya sampaikan, seratus persen gagal," tegas Iwan.

Hal itu berdasarkan pengalamannya selama memegang Arema, Persik Kediri, dan Persisam Putra Samarinda. 

"Di Kediri, Samarinda (kebijakan) saya sama, apalagi Arema. Kalau ada pemain yang diinginkan Arema, klub lain tiba-tiba menaikkan harga untuk dia. Karena, (ada anggapan) kalau direkrut Arema pasti pemain apik," beber Iwan Budianto lagi.

Pria yang akrab disapa IB itu pernah gagal mendatangkan pemain pada musim lalu, karena blunder tersebut. 

"Sebelumnya sudah terjadi. Musim lalu kami sudah deal, malam mau tanda tangan malah batal gara-gara tim lamanya menaikkan harga," tutur Iwan. 

Karena itulah, Iwan tidak akan menyebut nama pemain sebelum membubuhkan tanda tangan dengan Arema. Dia menegaskan, manajemen bakal mendatangkan pemain berdasarkan kemauan dan ambisi si pemain memperkuat Singo Edan. 

"Manajemen tidak pernah merekrut pemain berdasarkan nilai, tapi kemauan. Kita ndak lihat harga Gustavo, Samsul, Revi, tapi kemauan. Kegigihan bermain untuk Arema. Perkara kontrak itu nomor dua, nomor satu keinginan," pungkas Iwan Budianto.

ISLArema CronusIwan Budianto

Berita Terkini