Persebaya Bercerai dengan Rahmad Darmawan
Mendapat sokongan dana lebih dari Rp. 30 miliar, Greg Nwokolo dkk. harus menerima kenyataan menjadi juru kunci Grup L tanpa memetik satu pun kemenangan. Hasil buruk itulah yang akhirnya membuat manajemen Persebaya mau tidak mau berhenti menggunakan jasa Rahmad Darmawan.
"Pertemuan dengan Rahmad Darmawan telah menghasilkan keputusan untuk kebaikan kedua belah pihak. Kami sepakat mengakhiri kerjasama yang masih menyisakan kontrak satu musim. Kami berpisah baik-baik," konfirmasi Presiden Klub Persebaya, Diar Kusuma Putra, melalui pesan singkat kepada wartawan termasuk Indosport.
Dengan sisa durasi kontrak satu musim, sudah tentu Rahmad Darmawan mendapatkan kompensasi pemutusan hubungan kerja. Namun, Diar mengaku hak tersebut tidak didapatkan oleh mantan pelatih Arema Cronus tersebut.
"Kenapa tidak dapat, karena manajemen dan Rahmad Darmawan sepakat untuk akhiri kerjasama. Kami tidak memecat dan beliau tidak mundur," jelas pengurus Kadin Jatim ini.
Dari informasi yang dihimpun, RD tidak menerima kompensasi itu karena telah mendapatkan uang muka kontrak dua musim diawal kompetisi ISL 2014 lalu.
"Waktu masuk ke Persebaya dan dikontrak dua musim, RD sudah dapat uang muka untuk masa kerja tahun kedua. Jadi, bisa saja itu kompensasinya karena saya tidak tahu ada tidaknya kompensasi," beber sumber internal manajemen Persebaya yang enggan disebutkan namanya.
Dengan selesainya masa kerja RD, manajemen Persebaya kini tengah disibukkan dengan perburuan pelatih anyar. Satu nama yang santer bergabung dengan Bajul Ijo musim depan adalah Dejan Antonic. Rencananya, negosiasi dengan pelatih Serbia tersebut dimulai awal pekan depan.
"Untuk pelatih anyar akan dibahas terpisah di internal manajemen, bisa saja Dejan," ungkap Diar.
Direktur Olahraga Persebaya, Dhimam Abror Djuraid, menyatakan rasa terima kasihnya dengan kerja keras RD. Meski gagal memenuhi target manajemen, dia mengapresiasi upaya RD menyatukan skuat yang dipenuhi oleh bintang.
"Manajemen Persebaya berterima kasih kepada RD dan jajaran pelatih atas kerja kerasnya selama ini. Dia mampu menyatukan visi pemain bintang yang ada di Persebaya," kata Dhimam.