x

FA Inggris Dituduh Rusak Citra FIFA

Jumat, 14 November 2014 02:17 WIB
Editor: Jhon Purba

Selain tuduhan merusak citra FIFA, FA juga diklaim merendahkan peraturan pencalonan Piala Dunia dalam upaya menjadi tuan rumah 2018. Rusia sudah terpilih sebagai tuan rumah Piala Dunia 2018.

FIFA menyebutkan FA bertindak tidak tepat ketika berupaya untuk mendapatkan dukungan dari pihak yang berpengaruh dalam penentuan tuan rumah Piala Dunia.

Qatar dinyatakan bersih dari tuduhan melakukan kesalahan terkait kemenangan dalam pemilihan tuan rumah Piala Dunia 2022, sehingga menutup kemungkinan pemilihan ulang. Qatar sempat dituduh 'membeli' suara dalam pemungutan suara, meski beberap kali sudah membantahnya.

Berita yang menyudutkan FA ini muncul setelah Inggris mendesak agar proses pemilihan tuan rumah Piala Dunia dilakukan secara transparan dan menuduh FIFA tidak cukup bertindak untuk memberantas korupsi.

Laporan terbaru FIFA menyebutkan, antara lain menuduh FA 'menjilat' mantan Wakil Presiden FIFA Jack Warner yang mundur pada tahun 2011 terkait tuduhan korupsi. Para individu yang terlibat dalam pencalonan Inggris kini menghadapi tindakan menyusul laporan yang menyimpulkan penyelidikan selama dua tahun belakangan.

Dalam upaya mendapat dukungan Jack Warner yang berasal dari Trinidad dan Tobago, FA menawarkan 'seseorang yang memiliki kepentingan' dengan dia untuk mendapat kerja paruh waktu di Inggris.

Inggris juga menjanjikan tim di bawah 20 tahun dari Trinidad dan Tobago berlatih di Inggris pada musim panas 2009. Serta menggelar jamuan makan malam untuk Persatuan Sepakbola Karibia senilai 55 ribu dolar AS atau sekitar Rp600 juta.

Rusia terpilih menjadi tuan rumah Piala Dunia 2018 mengalahkan Inggris dan pencalonan bersama Belanda/Belgia serta Spanyol/Portugal. Hingga berita ini diturunkan belum ada tanggapan dari FA.

FIFAPiala Dunia

Berita Terkini