10 Momen Tak Terlupakan Sepakbola Sepanjang 2014
Tahun 2014 merupakan tahun yang banyak memunculkan kejutan dalam dunia sepakbola. Beberapa kejadian unik pantas dikenang selamanya, karena memiliki nilai dan daya pikat tersendiri.
Mulai dari momen saat Cristiano Ronaldo berhasil meraih trofi FIFA Ballon d’Or 2013, menyingkirkan rivalnya Lionel Messi dan pesaing lainnya, Frank RIbery. Hingga gigitan Luis Suarez terhadap bek timnas Italia, Giorgio Chiellini dalam perhelatan akbar Piala Dunia 2014 Brasil.
Masih banyak lagi momen-momen yang tak terlupakan lainnya. Apa saja itu?
Berikut INDOSPORT.com merangkum 10 momen tak terlupakan dari dunia sepakbola sepanjang 2014 seperti dilansir ESPNFC.com:
1. Ronaldo Raih Trofi FIFA Ballon d'Or 2013
Cristiano Ronaldo dinobatkan sebagai pemain terbaik dunia setelah menyabet gelar FIFA Ballon d’Or 2013. Bintang Real Madrid itu menyingkirkan rival abadinya, Lionel Messi dan kandidat kuat lainnya Frank Ribery. Menurut aturannya, pemenang FIFA Ballon d’Or ditetapkan melalui proses voting dari seluruh pelatih tim nasional, kapten tim nasional beserta perwakilan dari media olahraga terkemuka di negara masing-masing dari anggota resmi FIFA.
Proses penentuan pemenang FIFA Ballon d’Or 2013 ini sempat memunculkan kontroversi, karena FIFA memutuskan untuk memperpanjang masa voting para finalis. Dalam perpanjangan masa voting tersebut, yang bersamaan dengan laga penentuan kualifikasi Piala Dunia 2014 antara Portugal vs Swedia, Ronaldo tampil apik dengan mencetak hat-trick ke gawang tim yang diperkuat Zlatan Ibrahimovic itu.
Sempat muncul sejumlah spekulasi bahwa perpanjangan masa voting tersebut bersifat politis yang berupaya memenangkan Ronaldo, karena memberikan kesempatan pada sang pemain untuk tampil sebaik mungkin di laga penentuan antara Portugal vs Swedia tersebut.
2. David Moyes Dipecat Manchester United
Suksesor Sir Alex Ferguson, David Moyes akhirnya meninggalkan Manchester United. Mantan pelatih Everton itu gagal membawa MU ke jalur juara setelah beberapa kali mengalami kekalahan di Liga Primer Inggris.
Di pertandingan terakhirnya bersama MU, pasukan The Red Devils kalah 2-0 dari Everton. Kekalahan tersebut menjadi kekalahan ke-11 nya di Liga Primer Inggris dan membuat MU berada di peringkat tujuh klasemen.
3. Madrid Raih Trofi La Decima
Real Madrid tampil superior sepanjang perhelatan Liga Champions 2014. Perjalanan Madrid terbilang sangat fantastis. Di fase grup, Los Blancos yang berada satu grup dengan Juventus, Københaven dan Galatasaray, tampil meyakinkan dengan menjadi pemuncak klasemen dengan 16 poin.
Di fase 16 besar, Madrid menggasak Schalke 04 dengan skor meyakinkan 1-6 dan 3-1. Memasuki fase perempat final, tim asuhan Carlo Ancelotti itu menang dari Borussia Dortmund di leg pertama dengan skor 3-0, namun Madrid menyerah 2-0 dari Dortmund pada leg kedua. Tapi, akhirnya Los Blancos bisa lolos ke semifinal berkat unggul agregat 3-2 atas Dortmund. Memasuki fase semifinal, Madrid mampu menyingkirkan kampiun Bundesliga Jerman, Bayern Muenchen dengan agregat telak, 1-0 dan 0-4. Hasil ini mengantarkan Los Blancos ke partai puncak Liga Champions 2014 yang dihelat di Estádio da Luz, Lisbon, Portugal.
Di partai final, Madrid sempat dikhawatirkan akan gagal membawa pulang gelar Liga Champions ke-10 nya, setelah Atletico bermain mengesankan. Sempat dikejutkan oleh gol sundulan Diego Godin pada menit ke-36, Madrid membalas melalui gol Sergio Ramos di menit ke-90 3. Skor 1-1 menutup akhir babak kedua. Dalam babak perpanjangan waktu, Madrid makin gencar melakukan serangan, sementara Los Rojiblancos makin menunjukkan penampilan menurun. Terhitung 3 gol berhasil disarangkan Madrid ke gawang Atletico yakni melalui Gareth Bale, Marcelo dan Cristiano Ronaldo. Real Madrid pun sukses meraih trofi La Decima Liga Champions Eropa musim 2014.
4. Skandal Piala Dunia Qatar 2022
Ditetapkannya Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 sempat memunculkan kontroversi. Kondisi suhu udara di Qatar yang mencapai 40 derajat celcius dianggap tak layak untuk menyelenggarakan ajang sepakbola terbesar tersebut karena bisa membahayakan keselamatan para pemain.
Selain itu, muncul masalah baru mengenai kasus suap yang dilakukan Qatar agar bisa terpilih sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022. Seperti dilansir the Sunday Times, Mantan presiden Federasi Sepak Bola Qatar, Mohammed Bin Hammam diduga melakukan suap sebesar 1 juta Pounds atau sekitar Rp19 miliar kepada mantan Wakil Presiden FIFA, Jack Warner.
5. Spanyol Kandas di Piala Dunia 2014 Brasil
Spanyol datang ke Piala Dunia 2014 Brasil dengan status sebagai juara bertahan pada Piala Dunia 2010. Berada dalam satu grup dengan tim kuat Belanda, Chile dan Australia, La Furia Roja kandas saat melawan Belanda dan Chile, meskipun di pertandingan terakhir Spanyol mampu menang dari Australia, namun Spanyol tetap tersingkir dari fase grup.
Banyak yang berpendapat bahwa era dari sepakbola Spanyol telah berakhir, akibat kekalahan beruntun yang diderita pasukan Vicente del Bosque itu di fase penyisihan grup. Apalagi Spanyol dilumat Belanda dengan skor telak 5-1. Saat itu pula, penyerang Belanda Robin van Persie sanggup mencetak gol indah melalui sundulan setengah terbang.
6. Suarez Gigit Chiellini
Di Piala Dunia 2014 Brasil, bintang timnas Uruguay, Luis Suarez diharapkan akan tampil memukau setelah dirinya dinobatkan sebagai pencetak gol tersubur di Liga Primer Inggris dengan raihan 31 gol dalam 33 pertandingan.
Namun, situasi ini justru berbalik saat sebuah insiden ‘gigitan’ Suarez di pundak Giorgio Chiellini pada laga Uruguay vs Italia di Estadio das Dunas, Natal, Brasil. Suarez terhitung sudah melakukan 3 kali gigitan selama berkarir di dunia sepakbola, yakni saat masih memperkuat Ajax Amsterdam, Liverpool dan terakhir saat memperkuat timnas Uruguay.
Dengan insiden gigitan ini, Suarez akhirnya dijatuhi hukuman oleh FIFA. El Pistolero dilarang melakukan pertandingan resmi bersama klub dan melakukan aktifitas yang berkaitan dengan dunia sepakbola.
7. Jerman Juara Dunia 2014 di Brasil
Jerman muncul sebagai juara dunia dalam perhelatan akbar Piala Dunia 2014 di Brasil. Di partai final, Der Panzer berhasil mengkandaskan mimpi Lionel Messi dkk untuk mengangkat trofi tertinggi sepakbola dunia itu.
Mario Gotze tampil sebagai mimpi buruk Tim Tango setelah berhasil melesakkan gol penentuan di menit ke-113 perpanjangan waktu.
8. Brasil Kalah Telak 1-7 Dari Jerman
Brasil yang berstatus sebagai tuan rumah Piala Dunia 2014 difavoritkan untuk menjegal langkah Jerman. Faktor dukungan suporter dan berlaga dikandang sendiri menjadi alasan Brasil bisa meraih trofi Piala Dunia 2014.
Namun, secara mengejutkan Jerman sukses membantai tuan rumah dengan skor telak 1-7. Brasil benar-benar dipermalukan dihadapan pendukung sendiri.
9. Gol Terbaik di Piala Dunia 2014 Brasil
Tim Cahill, Robin van Persie dan James Rodriguez menjadi tiga calon peraih predikat pencetak gol terbaik pada Piala Dunia 2014. Gol dari ketiga pemain ini pantas disebut sebagai yang terbaik dan indah sepanjang perhelatan pesta sepakbola dunia di Brasil itu.
Tim Cahill hadir dengan gol hasil tendangan voli kaki kirinya ke gawang Belanda setelah menerima umpan jauh dari rekan setimnya. Gol van Persie tak kalah indahnya, menerima umpan dari tengah lapangan yang disuguhkan Daley Blind, van Persie menyambut umpan tersebut dengan sundulan setengah terbang. Sementara gol James Rodriguez terlihat sangat fantastis, menyambut umpan dari rekannya, James mengontrol bola dengan dada lalu berbalik badan, tanpa melihat gawang, James melesakkan tendangan first time yang berbuah gol indah.
10. Rekor Transfer Luis Suarez dan James Rodriguez
Barcelona dan Real Madrid mengambil langkah besar setelah berhasil mendatangkan pemain incarannya pada bursa transfer musim panas 2014. Kedua tim yang berseteru di Spanyol ini, sama-sama mendatangkan pemain mahal.
Barcelona berhasil memboyong Luis Suarez ke Camp Nou dengan banderol 81 juta Euro. Sedangkan, Real Madrid membeli pemain yang bersinar di Piala Dunia 2014, James Rodriguez yang dibayar dengan harga 80 juta Euro.