FIGC Berniat Reformasi Serie A
Pernyataan Tavecchio tersebut cukup mengejutkan. Namun menurut pria berusia 71 tahun itu, hal tersebut harus dilakukan demi memperbaiki distribusi hak siar. Tavecchio mengungkapkan bahwa tahun 2015 menjadi awal untuk reformasi kompetisi.
Pria yang juga merupakan politikus itu pun berharap pada tahun 2015 ini menjadi ia berharap akan menjadi tahun yang tak poenuh kontroversi sebagai presiden federasi sepak bola. Khususnya terkait dalam kekerasan dalam sepak bola.
“Saya sangat menginginkan federasi akan menjadi pusat dari proyek kami. Pada tahun 2015, saya ingin sekali hanya melihat sedikit kekerasan,” tutur pria yang dikenal sebagai sosok yang penuh kontroversi itu kepada Radio Rai.
“Saya harap tahun 2015 akan menjadi tahun yang baru untuk memulai dan mereformasi kejuaraan ini. Jika anda mengurangi jumlah tim di Serie A dan Serie B, pemasukan dari hak siar TV akan bertambah setiap timnya,” sambungnya.