x

7 Hal Penting Tentang Martin Odegaard

Jumat, 23 Januari 2015 00:35 WIB
Editor: Gema Trisna Yudha

Martin Odegaard muncul dan menjadi pembicaraan menarik pegiat sepakbola akhir-akhir ini. Bocah kelahiran 17 Desember 1998 di Drammen, Norwegia ini adalah anak dari Hans Eriks. Eriks adalah pemain Stromsgodset yang telah bermain lebih dari 200 pertandingan untuk klubnya. 

Odegaard pernah diundang untuk berlatih bersama Bayern Munich, Liverpool, dan Manchester United. Gol pertamanya terjadi saat pertandingan melawan Sarpsborg pada Mei lalu dengan skor 4-1.

Saat masih berusia 15 tahun 117 hari, pelatih Stromsgodset, Ronny Della, memberinya kesempatan untuk memulai debutnya saat berhadapan dengan Aaelsund. Meski tak berhasil mencetak gol, Odegaard memperlihatkan kemampuannya saat melewati empat pemain lawan dan memberikan umpan yang berbuah gol pada Thomas Sorum.


1. Gol Pertama

Martin Odegaard

Odegaard mencetak gol pertama di karir seniornya saat melawan Sarpsborg, sebulan setelah debut pertamanya. Gol tersebut merupakan penyelesaian apik yang dimulai dari luar kotak penalti. 


2. Fans Liverpool

Lahir di Drammen, sebuah kota di Norwegia, Odegaard adalah pendukung fanatik Liverpool. Liverpool selalu menjadi pilihannya selama bermain di FIFA 15.


3. Dijuluki Lionel Messi Masa Depan

Pelatih Stromsgodset dan David Nielsen teman satu timmnya, memanggil Odegaard dengan sebutan "pahlawan". Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, "menyebutnya "anak berbakat".

Banyak orang, diantaranya Deane, yang membandingkan Odegaard dengan Lionel Messi. "Dia memiliki kemampuan yang tepat untuk menjawab tantangan yang dihadapi, saat tantangan itu datang, dia telah melampauinya," kata striker Sheffield United itu dalam wawancara pada BBC.


4. Diincar banyak klub

Sebelum memutuskan merumput di Santiago Bernabéu, lebih dari 30 klub di Eropa menginginkan Odegaard memperkuat tim mereka. Beberapa diantaranya adalah Borussia Dortmund, Bayern Munich, Manchester United, Manchester City, Barcelona, Ajax dan Liverpool. 


5. Peran Ayah

Martin Odegaard

Ayah Odegaard memiliki andil besar pada karir anaknya. Menurutnya, ODegaard telah melakukan latihan rutin selama 20 jam seminggu sejak berusia tujuh tahun. Pada CNN ayah Odegaard, Hans Erik, mengatakan dirinya memiliki firasat sang anak akan menjadi pesepakbola handal sejak Odegaard berusia masih kanak.

"Waktu itu saya masih bermain sepakbola, dan Martin belum genap delapan tahun. Saya sudah selesai latihan dan akan pulang, tapi kami tak jadi pulang sampai Martin selesai melakukan 50 kali tendangan," katanya.

Saat ayah anak-anak lain menginginkan anaknya sekolah yang rajin, menyelesaikan PR, dan banyak belajar, Hans justru membawa Odegaard keluar masuk berbagai klub besar untuk menjalani trial. 


6. Penoreh Sejarah Norwegia

Martin Odegaard

Odegaard menjadi pemain termuda yang mewakili Norwegia pada level senior, saat berlaga melawan Uni Emirat Arab tahun lalu. Saat itu, dia berusia 15 tahun 253 hari. Pelatih timnas Norwegia,  Per-Mathias Hogmo sempat kuatir keputusan memainkan Odegaard akan membuatnya cedera. Namun Odegaard justru dimainkan kembali saat bermain melawan Arab. Menski tak mencetak gol, Odegaard mendekatkan kemenangan itu. 

Rekor ini sebelumnya dipegang Tormod Kjellsen pada 1910 saat memulai debutnya diusia 15 tahun 351 hari.  


7. Pemecah Rekor Eropa

Berusia 15 tahun 300 hari, Odegaard memecahkan rekor Eropa sebagai pemain termuda yang tampil di kualifikasi Piala Eropa. Dia bermain di babak kedua melawan Bulgaria di Oslo pada Oktober tahun lalu, dimana dia membantu Norwegia memenangkan pertandingan dengan skor 2-1. 

Pemain termuda yang tampil di kualifikasi piala eropa sebelumnya adalah Sigurdur Jonsson. Dia berusia 16 tahun 251 hari saat mewakili Islandia dalam pertandingan melawan Malta pada Juni 1983.

Martin Odegaard

Berita Terkini