5 Mega Bintang Zona Euro Yang Berpotensi Pindah Ke Inggris
Kondisi keuangan Eropa saat ini berada di ambang keterpurukan akibat krisis yang melanda Yunani. Setelah kesepakatan Yunani dan negara-negara zona euro tak tercapai guna menyelesaikan krisis, negara Yunani terancam bangkrut.
Yunani pun telah mengancam akan keluar dari eurozone, yang akan berdampak sangat besar pada jatuhnya nilai mata uang euro. Jika ini terjadi, krisis yang terjadi di Yunani akan merembet ke seluruh negara pengguna mata uang euro. Inflasi yang terjadi akan berimbas pada klub-klub di eurozone macam Spanyol, Jerman, Prancis, dan Italia.
Dengan kondisi ini, tidak menutup kemungkinan klub-klub besar negara-negara tersebut seperti Real Madrid, Barcelona, Bayern Muenchen, atau Juventus, akan menjual para pemain bintangnya untuk menghindari kebangkrutan.
Tentu saja klub-klub Inggris yang akan mendapat keuntungan dari kondisi ini karena mata uang mereka, poundsterling, berada dalam posisi yang kuat.
Kondisi ini diperparah dengan nilai kontrak hak siar televisi Premier League yang sangat fantastis. Untuk mendapatkan hak siar Liga Inggris, Sky dan BT Sport rela membayar 5,136 milyar poundsterling. Presiden La Liga, Javier Tebas, menganggap ini sebagai hal serius karena akan berdampak pada berkurangnya pasar La Liga.
Sementara bagi pelatih Arsenal, Arsene Wenger, kondisi ini akan menjadikan klub-klub Inggris semakin berjaya. Pendapatan yang diperoleh dari hak siar televisi akan berlipat sehingga mereka mampu menarik para pemain bintang dari seluruh dunia.
Berikut lima pemain mega bintang yang berpeluang hijrah ke Inggris akibat krisis ekonomi yang melanda Yunani.
1. LIONEL MESSI
Laga Barcelona kontra Levante akan menjadi laga ke 300 Messi di La Liga bersama Barcelona. Jumlah pertandingan yang diikuti Messi berbanding lurus dengan prestasi yang dapat di raihnya. Dari 299 pertandingan yang telah diikuti di kompetisi La Liga, Messi telah mencetak 266 gol dan 106 assists.
Secara keseluruhan, Messi telah melewati 394 laga di Barcelona dengan membukukan 358 gol dan 142 assists.
Dengan prestasinya ini, tak heran El Barca rela merogoh kocek sebesar 20 juta euro pertahun atau lebih dari Rp300 miliar. Namun nilai uang sebesar ini tentu akan menyulitkan jika Blaugrana terkena efek domino krisis ekonomi Yunani.
Jika ini terjadi, Manchester City dan Chelsea, yang telah melirik La Pulga, berpeluang mendapatkannya.
2. CRISTIANO RONALDO
Meski penampilan Ronaldo akhir-akhir ini kurang memuaskan, namun dia masih menjadi salah satu pesepakbola terbaik dunia, bahkan yang terbaik jika merujuk penghargaan Ballon d'or yang belum lama diraihnya. Selain itu, pemain asal Portugal ini mendapat gaji tak sedikit selama bermain di klub terkaya dunia, Real Madrid.
Namun, pengeluaran besar bagi Ronaldo akan membebani Los Blancos jika mata uang euro terjun dari posisinya saat ini. Manchester United yang menyesali penjualan CR7 berpeluang membawanya kembali ke Old Trafford.
3. MARCO REUS
Meki sangat betah bermain di klub zona degradasi, dengan perpanjangan kontrak alih-alih mengambil tawaran klub lain, Reus tak akan dapat bertahan di Bundesliga jika euro terjengkang. Sebagai klub kecil, tentu benteng pertahanan keuangan Borussia Dortmund akan dengan mudah tumbang dihantam krisis keuangan di zona euro.
Pukulan keuangan yang melanda tempatnya bermain, tak hanya klub tapi juga negara, akan memaksa Reus meninggalkan klub yang dicintainya. Reus tinggal memilih di klub Inggris mana dia akan merumput sebab telah banyak yang mengincarnya untuk memperkuat tim mereka.
4. PAUL POGBA
Pemain dengan status free transfer dari Manchester United ke Juventus dua tahun lalu, Il Polpo Paul saat ini berada di deretan pemain paling bernilai. Berakhir pada Juni 2019, Juve telah mematok harga selangit bagi klub yang tertarik membeli pemain asal Prancis tersebut, 100 juta euro.
Dengan performanya yang menanjak saat ini, uang di Serie A akan menjadi semakin tipis di kantong Pogba. Karenanya, Manchester United dan Chelsea berkemungkinan untuk memboyongnya.
5. ZLATAN IBRAHIMOVIC
Mengoleksi medali hampir dari semua liga top di Eropa, Ibra memiliki kualitas yang layak untuk berlaga di Premier League. Memang belum ada klub klub liga Inggris yang memberikan tawaran pada pemain asal Swedia ini.
Namun rekam jejak permainannya di lapangan sudah tak perlu diragukan dan dapat menambah keriuhan Premier League. Selain itu, sikap arogan dan komentar-komentarnya yang kontroversial sangat bernilai bagi media massa Inggris. Chelsea yang dikaitkan dengan Ibrakadabra bisa jadi membuatnya merumput di tanah ratu Elizabeth.