x

Deretan Klub Sepakbola Inggris Paling Rasialis

Sabtu, 21 Februari 2015 06:38 WIB
Editor: Gema Trisna Yudha

Kejadian ini menjadi sorotan dan menuai banyak kecaman. 

Chelsea pun melarang suporternya, sejauh ini baru tiga orang, yang bertindak rasialis tersebut untuk memasuki stadion Stamford Bridege. 

Namun kejadian ini bukanlah tindakan rasialis yang pertama kali terjadi, terutama di Inggris. Telah banyak para pendukung sepakbola yang bersikap rasial, bahkan banyak juga pemain yang pernah bertindak tak terpuji seperti ini.

Demi menjaga kehormatan dan penolakan terhadap segala bentuk tindakan rasial yang dilakukan para penggemarnya, klub-klub sepakbola melarang para fans yang rasialis memasuki stadion untuk menyaksikan pertandingan, seperti yang dilakukan Chelsea dalam kasus tersebut diatas. 

Asosiasi sepakbola Inggris (FA) juga memberlakukan aturan ini. Setiap supporter rasial ataupun bikin rusuh, maka dia akan di banned masuk stadion di seluruh Inggris untuk beberapa tahun atau bahkan selamanya, karena FA juga mencatat identitas penonton yang masuk stadion.

Berikut adalah klub-klub sepakbola Inggris yang paling banyak melakukan larangan masuk stadion terhadap para suporternya yang rasialis. 


1. MANCHESTER UNITED

Manchester United, Newcastle United, Stoke City and Bolton Wanderers sama-sama telah melakukan tujuh kali larangan memasuki stadion terhadap suporternya. Kejadian paling menonjol adalah saat seorang pria 57 tahun pendukung Manchester United melecehkan pemain Stoke City, Kenwyne Jones yang berkulit hitam, pada 2012. 


2. BLACKBURN ROVERS

Pada 2010, dua orang pendukung Blackburn Rovers melakukan tindakan rasial pada Owen Coyle yang saat itu menjadi pelatih Burnley, dan seorang warga Pakistan. Kepolisian yang menyelidiki kasus tersebut menyatakan pelecehan tersebut tidak ditujukan pada individu yang berada di stadion saat itu, tapi pada klub Burnley secara keseluruhan. 

Pada 2004, pendukung Rovers juga melakukan penghinaan rasial pada pemain Birmingham City, Dwight Yorke. Blackburn Rovers telah delapan kali melakukan larangan memasuki stadion pada pendukungnya yang rasial.


3. WIGAN ATHLETIC

Wigan Athletic menuai kecaman dan harus kehilangan sponsornya karena mengangkat Malky Mackay sebagai pelatih. Mackay diyakini telah mengirimkan pesan singkat bernada rasial kepada mantan koleganya di Cardiff City. 

Mackay menggunakan kata 'chink' untuk kata ganti orang Cina (sama dengan negro bagi orang Afrika) dan menyebut orang Yahudi sebagai 'pengejar uang. Parahnya, pemilik Latics, Dave Whelan mengamini ucapan MAckay tersebut dengan menyatakan ucapan tersebut sebagai suatu hal yang biasa. Latics telah sembilan kali mendapat larangan stadion. 


4. ARSENAL

Larangan stadion teranyar bagi Arsenal terjadi setelah salah seorang pemainnya terlibat dalam perkelahian dengan pendukung Tottenham Hotspur dan terdengar meneriakkan ucapan rasis. Sang pemain dihukum tidak bisa merumput selama tiga tahun. Arsenal tercatat 10 kali mendapat kasus rasialis.


5. SUNDERLAND

Seorang pendukung klub Sunderland dilarang menapakkan kaki di seluruh stadion klub yang bermain di Premier League setelah melakukan hinaan rasial pada striker West Bromwich Albion, Romelu Lukaku. Saat itu, dia tertangkap kamera melakukan gerakan monyet yang ditujukan menghina Lukaku setelah pemain asal Belgia itu mencetak gol di gawang Sunderland di Stadium of Light. 

Sunderland telah 12 kali memberlakukan larangan stadion akibat tindakan rasialis.


6. ASTON VILLA

Pada 2008, suporter remaja Aston Villa tertangkap menghina pemain Chelsea dengan mengatakan 'Anak Monyet', 'Imigran', dan 'Kembali ke goamu' saat bertanding di kandang Villa. Saat itu, dia menyaksikan pertandingan bersama ayahnya. Baru-baru ini, sang remaja yang kini sudah menjadi pemuda dikabarkan terpancing melempar bom asap di Stadium of Light.

Villa 13 kali memberlakukan larangan stadion. 


7. TOTTENHAM HOTSPUR

Setiap kali melakukan pertandingan kandang di Stadion White Hart Lane, para suporter Tottenham Hotspurs menggelorakan yel-yel 'Yid Army' sambil membentangkan bendera bintang Daud. Bagi sebagian pihak, yel Yid Army ini merupakan pelecehan bagi kaum Yahudi dan bagian dari tindakan anti-Semit. 

Pada September 2013, FA telah memperingatkan para pendukung Spurs untuk tidak lagi menggunakan slogan Yid Army. Jika tetap membandel, pelakunya akan dikenai sanksi pidana meski dilakukan untuk mendukung Spurs. Stadion White Hart Lane telah 17 kali terlarang bagi suporter Spurs karena tindakan rasial.


8. CHELSEA

Chelsea dan West Ham berada di urutan teratas klub sepakbola paling rasial di tanah Ratu Elizabeth. Kedua klub tercatat 19 kali melarang pendukungnya berada di stadion mereka karena tindakan rasialis. 

Namun tentu saja tindakan sebagian suporter klub-klub ini tidak dapat disamaratakan sebagai sikap dari seluruh fans, apalagi sikap klub. Bagaimana pun, sikap dan tindakan rasialis harus dihilangkan tidak hanya dari lapangan sepakbola tapi di seluruh lini kehidupan. Sebab selain menjadi mahluk paling sempurna ciptaan tuhan, keberadaan manusia di dunia merupakan pemberian tuhan dan menjadi anugerah yang harus disyukuri. Manusia tidak bisa memilih untuk dilahirkan dalam suku, ras, atau warna kulit tertentu.

Manchester UnitedChelseaAston VillaTottenham HotspurSunderlandWest Ham UnitedWigan

Berita Terkini