Kapten Real Madrid U-15 Dapat Kelas Khusus
Hal itu disampaikan langsung oleh guru bidang kesiswaan SMAN 8, Darkam Suryadi. Bahkan anak dari pasangan HM Zuchli Imran Putra dan Nurhaidah ini juga masuk kedalam kelas khusus olahraga di SMAN 8.
"Pihak sekolah merasa bangga, sebenarnya kakaknya juga sudah pernah. Daffa ini yang kemudian menyusul kakaknya (go international). Ini komitmen kita di kelas olahraga, kelas ini sendiri sudah memasuki angkatan ke-tiga. Nah Daffa ini angkatan ke-tiga," ujar Darkam kepada INDOSPORT.
Darkam sendiri menambahkan bahwa bakat-bakat olahraga di SAMAN 8 ibarat seleksi alam. Di mana prestasi Daffa ini menjadi inspirasi bagi teman-temannya yang lain untuk terus berprestasi sampai setinggi-tingginya.
"Kita ada seleksi alam di sini, teman-teman yang ada di kelas olahraga. Keberhasilan Daffa ini menjadi inspirasi bagi yang lain. Kalau di tingkat bekasi sudah tidak ada lawannya (olahraga), tinggal berbicara di tingkat Nasional dan Internasional," pungkasnya.
Pendiam
Gurunya di sekolah, Darkam Suryadi kembali menjelaskan bahwa Daffa adalah tipekal anak yang pendiam.
"Secara akademik Daffa di atas rata-rata temannya, anaknya memang terbilang cerdas, bahkan sampai hafal beberapa bahasa. Ditambah kemampuan skill olahraganya, di bidang akademik juga bagus, jadi pelajaran teman-temannya dia bisa mengikuti walau banyak di lapangan (berlatih)," terang Darkam, Rabu(11/03).
Selain itu, guru yang sudah enam tahun mengajar di SMAN 8 ini juga mengatakan bahwa Daffa termasuk anak yang pendiam. "Daffa orangnya pendiam, pergaulannya biasa tidak macrm-macem. Jadi nakal itu tidak ada," puji sang guru.
Pihak sekolah menjelaskan, Daffa adalah angkatan ke-tiga kelas Olahraga di SMAN 8 Bekasi. Progres dari kelas yang didirikan tiga tahun itu pun berjalan dengan positif, dan sukses menelurkan bibit-bibit atlet muda yang kelak mampu mengharumkan nama Merah Putih.