4 Strategi Ajaib Arsenal Benamkan AS Monaco
Arsenal harus membalikkan keadaan jika ingin memastikan tiket perempat final Liga Champions. Kalah 1-3 atas AS Monaco pada leg pertama di Emirates Stadium, membuat Wenger harus melakukan seribu cara untuk menjungkalkan Dimitar Berbatov dkk.
Namun, dalam sepakbola tidak ada yang tidak mungkin. Arsenal terkenal sebagai tim yang bisa lebih terpacu jika dalam kondisi tertekan. Dalam situasi tertinggal dengan agregat 1-3, The Gunners sebenarnya masih punya peluang untuk menghabisi Monaco meski hanya sedikit.
Yang terpenting, Wenger wajib memastikan bahwa anak asuhnya bisa bermain tanpa celah dan tanpa melakukan kesalahan sekecil apapun, penampilan sempurna adalah jalan satu-satunya yang harus dilakukan Arsenal.
Berikut 4 strategi Arsenal untuk menjungkalkan AS Monaco pada laga leg kedua Liga Champions yang berlangsung Rabu (18/03/15) dini hari WIB nanti seperti dilansir The Telegraph.
1. Maksimalkan Alexis Sanchez di Lini Pertahanan Monaco
Monaco memastikan kemenangan 1-3 atas Arsenal di Stadion Emirates tanpa 3 pilar penting dari 4 bek utama. Kembalinya Ricardo Carvalho dianggap sebagai hal yang signifikan, tetapi untuk sementara Almamy Touré jauh lebih berpengalaman, perannya sangat penting di leg pertama.
Carvalho merasa yakin bisa menghentikan Olivier Giroud, tapi mungkin ia lebih fokus untuk menjaga Sánchez, Danny Welbeck atau Theo Walcott. Dalam hal ini, Arsenal harus memaksimalkan pelari terbaik mereka untuk mengelabui pemain berusia 36 tahun itu (Carvalho).
2. Matikan Pergerakan Moutinho dan Berbatov
Fokusnya yang terpenting adalah bagaimana Arsenal bisa mencetak 3 gol di kandang Monaco. Tetapi, Arsenal akan mendapatkan hukuman berat jika mereka membiarkan Joao Moutinho atau Dimitar Berbatov bergerak dengan leluasa untuk membuka ruang.
Francis Coquelin adalah kunci sebagai salah satu gelandang bertahan untuk mematikan keduanya. Tapi, komunikasi akan sangat penting terutama dengan Aaron Ramsey atau Santi Cazorla. Namun, ancaman menyerang dari Monaco tidak boleh dilupakan.
3. Berani Maksimalkan Serangan Bek Sayap
Salah satu masalah besar Arsenal di leg pertama adalah mereka gagal menciptakan peluang yang jelas dan kehilangan kekuatan di sisi sayap mereka.
Danny Welbeck dan Alexis Sánchez lebih memilih untuk melakukan cut inside, jadi dengan mudah Monaco hanya perlu fokus mempertahankan daerah tengah lapangan mereka saat itu.
Arsenal harus berhati-hati saat mereka mendorong fullback mereka lebih ke depan untuk menyerang. Namun, sosok Kieran Gibbs dan Héctor Bellerín yang memiliki kecepatan bisa merepotkan Monaco.
4. Turunkan Skuad Terbaik
Satu hal yang membuat frustrasi penggemar Arsenal adalah soal kebijakan pemain pengganti yang diterapkan Wenger. Perubahan pertama jarang dilakukan sebelum menit ke-60. Sebenarnya tidak perlu cepat panik tetapi Arsenal harus menjadi tim yang sulit diprediksi.
Wenger harus menurunkan skuad terbaik dengan variasi menyerang yang mumpuni. Demi variasi menyerang, Danny Welbeck dan Theo Walcott mungkin bisa memulai laga dari bangku cadangan dan ia harus siap untuk mengejutkan Monaco serta mengubah sistemnya menjadi tidak biasa.