Bertukar Jersey Di Babak Pertama, Firasat Kekalahan Ozil?
Arsenal telah mencetak gol di menit 36 saat dijamu AS Monaco di Stade Louis II. Meski lebih dulu unggul, Arsenal memang masih butuh mencetak dua gol tanpa kebobolan untuk lolos ke babak delapan besar Liga Champions.
Sebenarnya masih ada waktu dan harapan Arsenal dapat memenuhi syarat tersebut saat babak pertama berakhir. Namun Mesut Ozil telah menukar jerseynya dengan gelandang bertahan Monaco, Geoffrey Kondogbia, saat babak pertama usai.
Apakah ini merupakan firasat yang dirasakan Ozil akan kekalahan Arsenal?
Mungkin. Tapi hanya Ozil yang tahu apa yang ada dipikirannya saat itu.
Hanya saja, tindakan pemain timnas Jerman ini menuai kritikan dari para pendukung Arsenal. Salah satu kritikan disampaikan mantan pemain Manchester united Paul Scholes yang menjadi komentator untuk ITV.
"Saya tak tahu kenapa kita menyaksikan ini. Saya tidak suka ini, mungkin lebih baik diakhir pertandingan (bertukar jersey)," ucap Scholes.
"Lakukan di lorong stadion atau di ruang ganti, di luar perhatian orang-orang. Saya tak akan melakukannya kalau di babak pertama," katanya.
Di akhir laga, Arsenal memang hanya mampu mencetak dua gol sehingga tak berhasil lolos ke babak delapan besar Liga Champions.
Ozil bukan satu-satunya pemain Arsenal yang mendapat kritikan karena bertukar jersey di akhir babak pertama. Saat masih di Arsenal, Andre Santos juga melakukannya dengan menukar jerseynya dengan Robin Van Persie yang telah pindah ke Manchester united.
Santos kemudian meminta maaf pada para pendukung Arsenal atas tindakannya itu. Arsene Wenger mengaku malu atas tindakan Santos dan menyatakan akan menindak Santos agar tindakan itu tidak terulang kembali.