Enam Klub Masuk Kategori C Verifikasi BOPI
Menurut Ketua Tim Verifikasi BOPI, Iman Suroso klub-klub Indonesia Super League 2015 yang masuk kategori C kebanyakan memiliki masalah dalam pemenuhan aspek legalitas seperti laporan keuangan dan pajak.
"Bisa saja klub berdalih sudah mengirim dokumennya ke PT Liga. Tapi kalau tidak diserahkan ke kami, ya kami anggap belum disetorkan," kata Iman seperti dikutip dari siaran pers yang diterima INDOSPORT.
Persebaya Surabaya dan Arema Cronus menjadi dua klub yang mendapat sorotan tajam dari BOPI. Mereka dianggap masih bermasalah dari aspek legalitas.
"Kedua klub itu kami harap bisa segera melengkapi paling lambat akhir pekan ini. Kami tak bisa menunggu terlalu lama karena pekan depan sudah masuk verifikasi faktual sebelum membuat keputusan akhir soal rekomendasi pada 28 Maret, sepekan sebelum kick-off," tegas Iman.
Berikut hasil verifikasi lanjutan klub ISL 2015 hingga 19 Maret 2015:
Kategori A (Kelengkapan dokumen >75% dan dokumen tiga aspek wajib telah terpenuhi)
1. Sriwijaya FC (Kategori: A-)
2. Persib Bandung (Kategori: A-)
3. Persipura (Kategori: A-)
Catatan:
(*) Ketiga tim belum melengkapi dokumen kegiatan sosial
Kategori B (Kelengkapan dokumen 50-75% dan dokumen tiga aspek wajib telah terpenuhi)
1. Persela Lamongan (Kategori: B)
2. Persiba Balikpapan (Kategori: B+)
3. Mitra Kukar (Kategori: B)
4. Barito Putra (Kategori: B)
5. Perseru Serui (Kategori: B)
6. Semen Padang (Kategori: B)
7. Bali United (Kategori: B)
8. PSM Makassar (Kategori: B)
9. Persija Jakarta (Kategori: B+)
Kategori C (Dokumen tiga aspek wajib belum terpenuhi)
1. Pelita Bandung Raya (Kategori: C)
2. Arema Malang (Kategori: C)
3. Gresik United (Kategori: C+)
4. Pusamania Borneo (Kategori: C)
5. Persiram Raja Ampat (Kategori: C)
6. Persebaya Surabaya (Kategori: C)